Kirab Bupati Diwarnai Hujan, Panitia Panggil Pawang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrul Yasin Limpo. TEMPO/Fahmi Ali

    Syahrul Yasin Limpo. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo akan melantik sepuluh bupati terpilih hasil pemilihan kepala daerah serentak. Pelantikan digelar lewat prosesi upacara di halaman kantor pemerintah provinsi.

    Sebelum pelantikan, panitia pelaksana menggelar kirab para pejabat kepala daerah terpilih. Sepuluh pasang bupati terpilih bersama wakilnya digiring berbaris memasuki kawasan area pelantikan oleh pasukan militer. Saat kirab berlangsung, hujan turun.

    Hujan tidak menghalangi prosesi kirab. Para kepala daerah terpilih tetap berjalan pelan di sepanjang jalur yang dilalui. Karena hujan cukup deras, pakaian seragam serba putih yang mereka kenakan pun basah. Usai kirab, para pejabat dipersilakan duduk di tempat yang disediakan di panggung utama.

    Gubernur Syahrul melantik 10 pasang kepala daerah terpilih secara serentak. Masing-masing untuk kabupaten Bulukumba, Selayar, Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Luwu Utara, Luwu Timur, Soppeng, dan Tana Toraja.

    Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latief mengatakan, pelantikan serentak sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri. "Pejabat bupati terpilih dilantik secara bersamaan di ibukota provinsi masing-masing," katanya, Rabu 17 Februari 2016.

    Abdul Latief menyatakan pihaknya telah mempersiapkan agar upacara pelantikan sepuluh bupati terpilih hari ini lancar sesuai rencana. Panitia pelaksana antara lain mempersiapkan pawang hujan untuk mengantisipasi cuaca buruk di area pelantikan selama prosesi. Pelantikan akan diisi penyerahan SK untuk masing-masing pejabat serta pengucapan sumpah.

    "Kami siapkan pawang untuk mengantisipasi hujan. Tapi tetap doa yang utama, supaya cuaca memungkinkan," kata Abdul Latief di Kantor Pemprov, Selasa 16 Februari 2016. Tidak dijelaskan siapa pawang yang disiapkan Pemprov serta bagaimana cara kerjanya. "Yang pasti sudah disiapkan."

    Abdul Latief menegaskan, Pemprov akan melaksanakan pelantikan bupati terpilih sesuai jadwal dalam kondisi cuaca apa pun. Hujan, meski dihindari, dianggap tidak bisa menghalangi prosesi. Sebab panitia telah mempersiapkan tenda dan panggung yang memungkinkan pelaksanaan upacara baik dalam kondisi terik atau pun hujan deras. Kesiapan lain berupa administrasi juga dianggap rampung, sebab Pemprov telah menerima Surat Keputusan pengangkatan para bupati terpilih dari Kementerian Dalam Negeri.

    AAN PRANATA


     

     

    Lihat Juga