Acara Makan Malam di AS, Jokowi Soroti Konflik Iran Vs Arab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melambaikan tangan sebelum memasuki pesawat menuju ke Amerika Serikat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 14 Februari 2016. Kunjungan Presiden Jokowi ke AS dalam rangka mengikuti US-ASEAN Summit di Sunnyland, California. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melambaikan tangan sebelum memasuki pesawat menuju ke Amerika Serikat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 14 Februari 2016. Kunjungan Presiden Jokowi ke AS dalam rangka mengikuti US-ASEAN Summit di Sunnyland, California. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.COCalifornia - Presiden Joko Widodo menghadiri acara makan malam dengan para pemimpin negara ASEAN bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama siang ini atau Senin, 15 Februari 2016, waktu setempat. Acara makan malam berlangsung di Sunnylands Historic Home, California. Dalam acara makan itu, Presiden Jokowi menyampaikan keprihatinan atas konflik Iran dan Arab Saudi. 

    "Presiden menyampaikan keprihatinan dengan memburuknya hubungan Arab Saudi dan Iran. Belum lagi masalah Palestina yang belum dapat diselesaikan," kata anggota Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, yang ikut mendampingi Presiden melalui rilis, Selasa, 16 Februari 2016. 

    Selain dua masalah itu, di depan para pemimpin ASEAN dan Presiden Obama, Jokowi juga menyoroti konflik Suriah dan upaya melawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Presiden menilai konflik Suriah memicu banyak konflik lain. 

    Salah satunya, mengalirnya arus pengungsi ke luar Suriah. Ancaman ISIS, kata Jokowi, juga tidak menunjukkan indikasi berkurang. Presiden justru menyebutkan bahwa jumlah foreign terrorist fighters meningkat. 

    Dalam pertemuan itu, kata Ari, Jokowi menyampaikan bahwa dia sudah mengutus Menteri Luar Negeri Indonesia ke Iran, Arab Saudi, dan sejumlah negara di Timur Tengah untuk menggalang perdamaian. 

    Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia mengusulkan dibentuknya suatu mekanisme sejenis code of conduct yang berisi prinsip-prinsip membangun kepercayaan (trust building), menghormati kedaulatan negara lain, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. “Menurut Presiden, ini merupakan salah satu kunci terciptanya perdamaian di Timur Tengah," ujar Ari.

    Presiden Jokowi berkunjung ke Amerika Serikat untuk menghadiri ASEAN-US Summit pada 15-16 Februari 2016. Setelah menghadiri KTT ASEAN-AS, Presiden dan rombongan akan menuju San Francisco dan California untuk menyampaikan pidato pada acara US-ASEAN Business Council (US-ABC) pada 17 Februari 2016. Presiden juga akan berkunjung ke Silicon Valley. 

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?