Longsor Memutuskan Jalur Majalengka-Kuningan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas mencari korban yang tertimbun tanah longsor di Dusun Gorolong, Desa Sindangpala, Banjaran, Majalengka, Jawa Barat, (14/5).  ANTARA/Dedhez  Anggara

    Sejumlah petugas mencari korban yang tertimbun tanah longsor di Dusun Gorolong, Desa Sindangpala, Banjaran, Majalengka, Jawa Barat, (14/5). ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Majalengka – Hujan deras yang mengguyur kawasan Majalengka dan Kuningan menyebabkan terputusnya jalur Majalengka-Kuningan di desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, hingga Senin 15 Februari 2016 siang.

    Untuk sementara, arus kendaraan dialihkan melalui Raja Galuh ke Mandirandan dan Caracas.

    Kapolres Majalengka, Ajun Komisaris Besar Yudhi Sulistianto, mengatakan arus lalu lintas dari Majalengka melalui Cikijing menuju Kuningan dialihkan melalui Raja Galuh, Majalengka, Sumber, Kabupaten Cirebon sampai Caras, Kabupaten Kuningan.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Kuningan, sedangkan lokasi sudah ditangani oleh BPBD Majalengka,” Kata  Yudhi.

    Sementara itu Kapolsek Cikijing, Komisaris Nurjaman, mengatakan hujan deras disertai angin kencang terjadi sejak pukul 15.00-19.00 WIB kemarin.

    Ini membuat jalanan, yang berada di pinggir jurang itu, tidak mampu menahan arus air dan membuat separuh badan jalan longsor ke jalan bagian bawahnya.

    Longsor ini menimpa sebuah mobil isuzu Panther B-2267-BFG, yang dikemudikan , Prayuda Iswadi, warga RT 003 RW 006, Kedoya Utara, Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Korban dibawa ke RSUD Kuningan oleh keluarganya.

    Jalur Kuningan-Majalengka sudah beberapa kali terputus akibat labilnya tanah daerah ini. Apalagi ruas di daerah Sindang Panji termasuk lokasi rawan longsor.

    Di sini pernah terjadi longsor, 8 Maret 2011 lalu. Saat itu longsoran lebih parah karena sama sekali tidak bisa dilintasi motor maupun mobil. Longsoran sepanjang 50 meter sempat memutuskan jalur Kuningan - Majalengka, selama sepekan. Longsor juga pernah terjadi tahun 2005 dan 2008.

    Masih di perlintasan Kuningan- Majalengka, derah rawan longsor juga terdapat di Blok Cikebo, Desa Tegalsari, Kecamatan Argapura. Di  sini, longsor pernah terjadi dua tahun lalu.

    Material di atas bukit menerjang jalanan di bawahnya, hingga menyebabkan terputusnya arus lalu lintas selama 3 jam. Di Desa Wanahayu, Kecamatan Maja, longsor juga pernah terjadi sepanjang 100 meter pada  2005 lalu.

    Ketika dikonfirmasi Tempo, Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Joni Iskandar, memerintahkan anggotanya untuk menutup sementara jalur Kuningan-Majalengka.

    “Sejak Minggu malam kami tutup sementara jalur itu yang menuju Cikijing, Ciamis dan Tasikmalaya. Sedangkan jalur ke Majalengka kendaraan bisa melalui daerah Mandirancan. Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Majalengka,” kata Kapolres Kuningan.

    DEFFAN PURNAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?