Banjir Selutut, Sekolah di Mojokerto Diliburkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Murid SDN Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melewati banjir luapan Sungai Citarum di depan sekolah mereka saat pergi belajar ke kelas darurat di rumah guru dan warga, 11 Februari 2016. TEMPO/Prima Mulia

    Murid SDN Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melewati banjir luapan Sungai Citarum di depan sekolah mereka saat pergi belajar ke kelas darurat di rumah guru dan warga, 11 Februari 2016. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Mojokerto - Banjir yang melanda 11 desa di empat kecamatan Kabupaten Mojokerto tak hanya merendam permukiman warga dan lahan persawahan, namun juga sekolah-sekolah. Dua sekolah, yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Mojoanyar dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Mojoanyar pun meliburkan kegiatan belajar mengajar karena terendam banjir.

    Guru SMP Negeri 2 Mojoanyar Bambang Risdianto mengatakan banjir tak hanya merendam halaman sekolah tapi juga  ruang kelas. Akibatnya, kegiatan belajar untuk 770 siswa kelas VII, VIII, dan IX diliburkan. "Siswa diliburkan karena ruang kelas tidak bisa dipakai, terendam sampai setinggi lutut," katanya, Jumat, 12 Februari 2016.

    Ruangan paling parah terendam antara lain kelas VIII dan dua ruang kelas IX. Menurut Bambang, sejak dirinya mengajar 2006, baru kali ini banjir melanda. SMP ini hanya  sekitar 100 meter dari Sungai Sadar yang meluap sejak Kamis malam, 11 Februari 2016.

    Bambang berharap ada normalisasi sungai yang mulai dangkal. "Kami juga berharap  ruang kelas ditinggikan satu meter," ujar guru olahraga ini.

    Salah satu siswa kelas X SMK Negeri 1 Mojoanyar Luki Aditia mengatakan niatnya ke sekolah terpaksa batal di tengah jalan. "Jalan menuju sekolah banjir selutut dan seluruh siswa diimbau kembali pulang dan diliburkan," katanya.

    Tak hanya merendam jalan menuju sekolah, banjir juga merendam seluruh ruang kelas. Sebanyak 1.080 siswa kelas X, XI, dan XII terpaksa tak bisa mengikuti kegiatan belajar. "Sejak saya sekolah disini, baru kali ini kebanjiran," kata Luki.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?