Tak Ada Angin dan Hujan, Pohon Tumbang Timpa 12 Siswa SMA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah pohon tua menghancurkan dinding benteng, usia yang sudah sangat tua dan tidak terawat dengan baik, membuat peninggalan bersejarah ini perlahan-lahan hancur. Gresik, Jawa Timur, 11 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Sebuah pohon tua menghancurkan dinding benteng, usia yang sudah sangat tua dan tidak terawat dengan baik, membuat peninggalan bersejarah ini perlahan-lahan hancur. Gresik, Jawa Timur, 11 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Padang - Sebanyak 12 siswa SMA 1 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera  Barat, tertimpa pohon besar di Komplek Benteng Van Der Capellan, Batusangkar, Kamis 11 Februari 2016. Akibatnya, mereka mengalami cedera.

    "Tiba-tiba pohon tua itu menimpa siswa. Padahal angin tidak kencang," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanah Datar, Mukhlis, Kamis 11 Februari 2016.

    Menurut Mukhlis, kejadian berawal saat siswa SMA 1 itu mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sekolah, Pramuka. Saat mereka akan istirahat sekitar pukul 15.30 WIB, tiba-tiba pohon besar itu menimpa belasan siswa.

    Menurutnya, saat kejadian cuaca di Batusangkar cerah. Meskipun ada angin, tapi tidak terlalu kencang.

    "Ada satu siswa yang mengalami patang tulang punggung belakang. Dia dirujuk ke RSUP M Djamil di Padang," ujarnya.

    Kata dia, tiga orang siswa sudah diizinkan pulang. Sebab, kondisi mereka tidak terlalu parah.  Sementara, delapan siswa lagi masih mendapatkan perawatan instensif. Sebab, ada yang mengalami luka-luka di bagian kepala dan patah di bagian tangan dan kaki.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.