Pemerintah Targetkan 10 Koperasi Jadi Penyalur KUR 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran Gelar Produk Unggulan Jatim ini bertajuk

    Pameran Gelar Produk Unggulan Jatim ini bertajuk "Sukseskan Pasar Dalam Negeri, Kuatkan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi, Wujudkan Kedaulatan Ekonomi Jatim" di Plasa Kementerian Perindustrian, Jakarta, (20/11). Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Braman Setyo menargetkan minimal sepuluh koperasi akan menjadi penyalur kredit usaha rakyat (KUR) tahun ini. 

    “Yang serius itu sepuluh, tapi mereka masih ada melihat-lihat kesehatan mereka dulu,” kata Braman dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 11 Februari 2016.

    Braman menjelaskan, pemerintah terus berupaya mensosialisasikan program KUR kepada koperasi. Total bunga KUR sebesar 19 persen. Namun, kata Braman, pemerintah akan memberi subsidi sebesar 10 persen dari APBN sehingga penerima KUR hanya akan membayar bunga 9 persen setiap tahun.

    Braman menambahkan plafon kredit untuk usaha mikro penerima KUR maksimal Rp 25 juta dengan suku bunga 9 persen. Menurut dia, koperasi penyalur KUR harus sehat secara finansial dan mendapat persetujuan dalam rapat anggota tahunan. Selain itu, plafon kredit harus ditentukan sesuai dengan tingkat kemampuan koperasi menyalurkan dana KUR khusus kepada anggota.

    Dari target yang ditetapkan, baru dua koperasi yang siap mengajukan diri sebagai penyalur KUR. Braman menyebut dua koperasi itu adalah Koperasi Simpan Pinjam dan Jasa (Kospin Jasa) Pekalongan Jawa Tengah dan Koperasi Sido Giri Pasuruan Jawa Timur. Dua koperasi itu akan mengirimkan dokumen persyaratan setelah rapat anggota tahunan. “Nanti akan ditentukan di situ,” katanya.

    Braman menilai, semakin banyak koperasi yang menyalurkan KUR, semakin banyak anggota yang mendapatkan manfaat. Pemerintah juga akan mengawasi koperasi yang sudah diberi kepercayaan sebagai penyalur KUR.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.