Yusril Tegaskan Dia dan Ahok Ingin Jadi Capres dan Cagub

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memberikan pidato sambutan saat syukuran dan peluncuran buku Ensiklopedi Pemikirannya di Jakarta, 6 Februari 2016. Buku-buku yang diluncurkan tersebut dihimpun dalam empat jilid yang merupakan refleksi terhadap peristiwa yang terjadi pada masyarakat. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memberikan pidato sambutan saat syukuran dan peluncuran buku Ensiklopedi Pemikirannya di Jakarta, 6 Februari 2016. Buku-buku yang diluncurkan tersebut dihimpun dalam empat jilid yang merupakan refleksi terhadap peristiwa yang terjadi pada masyarakat. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan dan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengatakan ia memang berencana untuk ikut pemilihan umum presiden 2019. Dia juga mengakui bahwa pemilihan gubernur mungkin dijadikan kendaraan sebelum ia maju sebagai calon presiden pada 2019.

    "Saya dulu mau maju dalam pilpres pada 2019. Tapi kalau harus didahului dengan pemilihan gubernur DKI ya tidak apa-apa," kata Yusril di gedung Bidakara, Sabtu, 6 Februari 2016.

    Menurut dia, Basuki Tjahaja Purnama juga akan melakukan hal yang sama itu mengajukan diri jadi cagub dan capres. "Pak Ahok pun saya kira akan gunakan hal yang sama pula. 2017, bila Pak Ahok kembali memenangkan pilgub Jakarta, kemungkinan dia akan maju sebagai capres atau cawapres. Jadi saya dan Pak Ahok sama saja. Mari biarkan keadaan ini berkembang," katanya.

    Yusril juga mengaku kaget dengan banyaknya dukungan yang diberikan padanya terkait dengan pencalonan sebagai calon gubernur. Menurut dia, banyak organisasi atau aktivis yang menyiapkan pengumpulan tanda tangan untuk pencalonan sebagai cagub. Selain dukungan secara langsung, Yusril mengklaim sudah didukung oleh sejumlah partai.

    "Saya kaget dengan statement dari partai politik, dari Golkar, PKB, PPP, PKS, dan PAN, Gerindra juga. Ini di luar dugaan saya," katanya.

    Yusril mengatakan pertarungan dalam pemilihan gubernur nanti akan menarik khususnya rivalitas antara dia dan Ahok. Ia mengakui saat ini popularitas Ahok masih lebih tinggi. Namun, Yusril yakin seiring berjalannya waktu ia akan melampaui popularitas Ahok.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.