MUI Fatwakan Gafatar Sesat, Begini Kata Ulama Aceh

Reporter

(kiri - kanan) Komisi Fatwa MUI Prof. Dr. Hasannudin AF, Ketua MUI Dr. KH Maruf Amin, Sekretaris MUI, Asrorum Niam saat konpers tentang Gafatar di Kantor MUI, Jakarta, 3 Februari 2016. TEMPO/Amston Probel

TEMPO.COBanda Aceh - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menilai langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) memfatwakan Gafatar sebagai ajaran sesat sudah tepat. “Di Aceh, fatwa sesat terhadap Gafatar sudah duluan,” ujar Tgk Faisal Ali, Wakil Ketua MPU Aceh, kepada Tempo, Jumat, 5 Februari 2016. 

Menurut dia, kesimpulan yang diambil MUI bukanlah hal mudah, melainkan melalui berbagai kajian. Ulama juga tidak suka memfatwa orang sesat. Artinya, fatwa tersebut sudah melewati berbagai pertimbangan.

Jikapun muncul pro dan kontra kemudian, menurut Faisal, sebaiknya semua orang mengembalikan sesuatu kepada yang ahlinya. “Masalah agama, ahlinya adalah para ulama. Jadi mari bekerja sesuai dengan bidang dan ketentuan masing-masing.” 

Dia berharap anggota Gafatar bisa direhabilitasi dan dibina pemerintah sehingga tidak lagi terjerumus pada hal yang sama di kemudian hari. Anggota Gafatar juga diharapkan dapat menerima dengan kesadaran penuh apa yang telah ditetapkan ulama. “Kalau mereka benar-benar sadar, masyarakat pasti akan menerima kembali.” 

MUI mengeluarkan fatwa sesat kepada aliran Gafatar pada 3 Februari 2016. Fatwa itu dikeluarkan setelah pembahasan panjang dalam dua pekan terakhir. 

MPU Aceh telah lebih dulu mengeluarkan fatwa tersebut pada 22 Januari 2015, sesuai dengan Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Nomor 01 Tahun 2015 tentang Gerakan Fajar Nusantara. 

Di Aceh, sebanyak enam pengurus Gafatar juga sedang menjalani hukuman sejak Januari 2015. Mereka diputuskan bersalah dengan jerat Pasal 156a huruf a KUHP tentang penistaan agama.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Asrorun Ni'am Sholeh mengungkapkan bahwa fatwa aliran sesat untuk Gafatar ditetapkan tanpa pembelaan atau klarifikasi dari pihak terkait. 

"Karena, ketika diminta hadir untuk klarifikasi dengan tim pengkajian pada Selasa lalu, mereka tak hadir," ujarnya di kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Februari 2016.

Diberitakan sebelumnya, MUI telah menetapkan Gafatar sebagai aliran sesat. Hal itu mengacu pada tiga temuan MUI, yaitu adanya unsur keagamaaan di kegiatan Gafatar, menetapkan Musadeq sebagai juru selamat, serta mencampuradukkan berbagai ajaran agama, dari Islam hingga Nasrani.

Asrorun mengatakan hanya perwakilan Kejaksaan Agung yang hadir dalam upaya klarifikasi kemarin. Adapun Gafatar, kata Asrorun, ditunggu sejak pukul 14.00 hingga sore, tapi tidak memberi kabar soal kehadirannya.

ADI WARSIDI


MUI Sedang Mendalami Indikasi Kesesatan Gafatar oleh tempovideochannel






63 Ormas Islam Deklarasi Al Mitsaq Al-Ukhuwah di Milad MUI, Antisipasi Pemilu 2024

24 hari lalu

63 Ormas Islam Deklarasi Al Mitsaq Al-Ukhuwah di Milad MUI, Antisipasi Pemilu 2024

Sebanyak 63 ormas Islam mendeklarasikan Al Mitsaq Al-Ukhuwah atau Kesepakatan Persaudaraan dalam salah satu rangkaian acara Milad ke-47 MUI.


Buya Hamka: Sastrawan sekaligus Ketua MUI Pertama

26 hari lalu

Buya Hamka: Sastrawan sekaligus Ketua MUI Pertama

Buya Hamka memiliki nama panjang Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Buya adalah panggilan khas untuk orang Minangkabau.


MUI Lebak Dalami Dugaan Penyebaran Paham Dewa Matahari

37 hari lalu

MUI Lebak Dalami Dugaan Penyebaran Paham Dewa Matahari

MUI Kabupaten Lebak akan mendalami kebenaran informasi tersebut dengan berkoordinasi bersama kepolisian.


MUI Lebak: Belum Ditemukan Aktivitas Khilafatul Muslimin

8 Juni 2022

MUI Lebak: Belum Ditemukan Aktivitas Khilafatul Muslimin

MUI Kabupaten Lebak, Banten, meminta polisi menindak tegas Khilafatul Muslimin jika bertentangan dengan Pancasila


Kejari Jakarta Utara Gelar Rakor Antisipasi Munculnya Aliran Sesat

29 Mei 2022

Kejari Jakarta Utara Gelar Rakor Antisipasi Munculnya Aliran Sesat

Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi munculnya aliran sesat atau menyimpang di tengah masyarakat.


Mengenang Buya Syafii Maarif, Anwar Abbas: Orang Memberinya Gelar Bapak Bangsa

27 Mei 2022

Mengenang Buya Syafii Maarif, Anwar Abbas: Orang Memberinya Gelar Bapak Bangsa

Anwar Abbas menilai Syafii Maarif layak mendapatkan gelar Bapak Bangsa.


MUI Pantau Tayangan TV Saat Ramadan

7 April 2022

MUI Pantau Tayangan TV Saat Ramadan

MUI akan memantau seluruh tayangan dan memberikan catatan bagi mereka yang tidak menunjukkan pesan pencerahan.


MUI: Semestinya Penetapan Logo Halal Mengakomodir Aspirasi Berbagai Pihak

15 Maret 2022

MUI: Semestinya Penetapan Logo Halal Mengakomodir Aspirasi Berbagai Pihak

Logo Halal MUI selama ini telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia.


3 Produk Jiwa Group Dapat Sertifikat Halal dari MUI, Termasuk Kopi Janji Jiwa

10 Maret 2022

3 Produk Jiwa Group Dapat Sertifikat Halal dari MUI, Termasuk Kopi Janji Jiwa

Majelis Ulama Indonesia dan BPJPH Kementerian Agama secara resmi memberikan sertifikat halal grade A untuk seluruh outlet Jiwa Group.


Vaksin Merah Putih Mendapatkan Sertifikat Halal MUI

11 Februari 2022

Vaksin Merah Putih Mendapatkan Sertifikat Halal MUI

Komisi Fatwa MUI menyatakan Vaksin Merah Putih suci dan halal.