Jual-Beli Ginjal, Bareskrim Geledah RSCM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. TEMPO/ Aditia Noviansyah

    Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. TEMPO/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI menggeledah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis siang, 4 Februari 2016. Penggeledahan tersebut terkait dengan kasus jual-beli ginjal.

    "Penggeledahan ini untuk melengkapi saja. Cari pendukung data-data yang ada," kata Kepala Bagian Analisis dan Evaluasi Bareskrim Polri Komisaris Besar Hadi Ramdani saat dikonfirmasi Tempo, Kamis, 4 Februari 2016.

    Menurut dia, penggeledahan ini bertujuan mencari data mengenai pelaksanaan transplantasi ginjal. Ia berujar, data-data yang diperoleh penyidik dari keterangan para saksi akan di-cross-check dengan data yang diperoleh saat penggeledahan. Sejauh ini, polisi telah memeriksa delapan saksi, di antaranya korban dan dokter.

    Hadi belum mengetahui data-data penyidik hasil penggeledahan RSCM. "Masih dalam proses," ucapnya.

    Kepolisian telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu H, D, dan A. Ketiganya tidak hanya menjual ginjal di Indonesia, tapi juga ke negara-negara tetangga. Adapun RSCM diduga sebagai lokasi tempat operasi transplantasi ginjal yang diperjualbelikan ketiga tersangka.

    EGI ADYATAMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.