DPR Tolak Bahas Kasus Trisakti dan Semanggi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat menolak membahas kasus pelanggaran hak asasi manusia Trisakti, Semanggi satu dan Semanggi dua (TSS). "Fraksi-fraksi di Rapat Badan Musyawarah menolak agenda tersebut," kata Ketua DPR Agung Laksono kepada Tempo.Agung membenarkan keputusan rapat pemimpin DPR pada 27Januari lalu yang memutuskan tidak perlu adapembahasan kembali kasus pelanggaran hak asasi manusiatersebut. "Belum ada presedennya kami membuka kembalikasus yang sudah diputus rapat paripurna DPR periodelalu," katanya di gedung MPR/DPR.Mekanisme untuk membuka kembali kasus itu harusdiputuskan dalam rapat Badan Musyawarah. "Kalaufraksi-fraksi menyetujui (dibahas lagi dalam rapatbadan musyawarah) silakan," katanya. Dalam rapat Badan Musyawarah Kamis lalu, anggotaKomisi Hukum DPR Nursyahbani Katjasungkana memintarapat Badan Musyawarah mengagendakan pembahasan kasusTSS. Namun, pemimpin rapat Wakil Ketua DPR ZaenalMaarif menyatakan rapat pemimpin DPR memutuskan tidaketis membuka kembali kasus yang sudah diputuskan DPRperiode lalu. Yophiandi

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.