Banyu Biru Pamer SK BIN, DPR Akan Cecar Sutiyoso  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Pengembangan Bisnis Ortus Holdings Limited, Banyu Biru Djarot. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Direktur Pengembangan Bisnis Ortus Holdings Limited, Banyu Biru Djarot. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.COJakarta - Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat Mahfudz Siddiq mengatakan lembaganya akan memanggil Kepala Badan Intelijen Negera Sutiyoso. "Terkait dengan surat pengangkatan Banyu Biru," katanya di gedung DPR, Senin, 1 Februari 2016.

    Pemanggilan itu, kata Mahfudz, terkait dengan pengangkatan Banyu sebagai anggota Bidang Politik Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan BIN. Menurut dia, Komisi I akan mempertanyakan alasan Sutiyoso mengangkat Banyu Biru yang mendapat posisi strategis di BIN.

    Mahfudz melanjutkan, seharusnya posisi itu diisi oleh pakar yang paham tentang masalah intelijen. "Makanya kita dengarkan alasannya," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

    Sebelumnya, pengusaha muda Banyu Biru ramai dibicarakan di media sosial. Sebab, Banyu mengunggah surat keputusan pengangkatannya sebagai anggota Bidang Politik di media sosial. Surat itu lengkap dengan tanda tangan Sutiyoso.

    Mahfudz juga menyayangkan sikap Banyu Biru yang memamerkan surat tersebut kepada publik. "Intelijen kok mengumbar," katanya. "Tapi tidak perlu memanggil Banyu, cukup Kepala BIN."

    HUSSEIN ABRI YUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.