Cegah Virus Zika, Riau Cek Kesehatan Turis Amerika Latin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter mengambil sampel darah dari ibu hamil yang diduga terinfeksi virus Zika, di Guatemala City, Guatemala, 28 Januari 2016. Kelainan microchefalus ini menyebabkan kepala bayi tidak berkembang dengan bormal. REUTERS/Josue Decavele

    Dokter mengambil sampel darah dari ibu hamil yang diduga terinfeksi virus Zika, di Guatemala City, Guatemala, 28 Januari 2016. Kelainan microchefalus ini menyebabkan kepala bayi tidak berkembang dengan bormal. REUTERS/Josue Decavele

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mewaspadai turis asing maupun warga Indonesia yang baru tiba dari Amerika Latin untuk mengantisipasi wabah virus Zika di Riau.

    Kepala Dinas Kesehatan Riau Andra Sjafril menyebutkan Kantor Kesehatan Pelabuhan Pekanbaru bakal memeriksa kesehatan penumpang asal Amerika Latin, baik di bandara maupun pelabuhan yang ada di Riau.

    "Penumpang yang tiba lebih awal diperiksa petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan," kata Andra, Senin, 1 Februari 2016. Meski demikian, kata Andra, sejauh ini belum ada laporan warga Riau terjangkit virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti tersebut.

    Andra menjelaskan, virus yang berasal dari Amerika Latin tadi sudah mewabah ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Gejalanya hampir sama dengan demam berdarah dengue dan cikungunya. Namun virus ini tidak menular. Walau lebih berbahaya jika menyerang ibu hamil. "Virus Zika akan merusak jaringan otak pada janin," ujarnya.

    Terakhir, kata Andra, virus Zika terdeteksi menyerang warga Jambi. "Namun untuk Riau belum ada laporan," katanya. Andra meminta masyarakat Riau memantau keluarga maupun sanak saudara yang baru tiba dari negara bagian Amerika Latin jika mengalami demam tinggi.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.