147 Eks Anggota Gafatar Asal Riau Tidak Mau Pulang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRI Teluk Bone 511 yang mengangkut warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) saat akan merapat di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, 28 Januari 2016. Pemerintah memastikan bakal memberikan layanan konseling bagi eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dipulangkan ke kota asalnya. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    KRI Teluk Bone 511 yang mengangkut warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) saat akan merapat di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, 28 Januari 2016. Pemerintah memastikan bakal memberikan layanan konseling bagi eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dipulangkan ke kota asalnya. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COPekanbaru - Sebanyak 147 mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara asal Riau tidak mau dipulangkan ke Riau. Dinas Sosial Riau mencatat 154 eks anggota Gafatar saat ini telah diamankan di asrama haji Jakarta. Namun hanya 7 orang yang bersedia dibawa pulang.

    “Mereka buat surat pernyataan kepada kami bahwa mereka tidak mau pulang ke Riau,” kata Kepala Dinas Sosial Riau Syarifudin, Sabtu, 30 Januari 2016.

    Syarifudin mengatakan petugas Dinas Sosial, dibantu personel Kepolisian Daerah Riau, akan terus berupaya membujuk para mantan anggota Gafatar itu pulang dengan cara dialog persuasif. Menurut dia, mereka beralasan tidak memiliki tempat tinggal lagi di Riau dan khawatir tidak diterima keberadaannya di tengah masyarakat daerah asalnya.

    Hingga kini tercatat 154 eks anggota Gafatar asal Riau, baik dewasa maupun anak-anak. Dinas Sosial Riau berencana memulangkan mantan anggota Gafatar melalui jalur darat menggunakan bus pada Senin pekan depan. “Kami akan koordinasikan lagi teknis kepulangan mereka bersama pemerintah Riau,” ucapnya.

    Setelah dipulangkan ke Riau, para eks anggota Gafatar sementara waktu akan ditampung di Rumah Persinggahan Trauma Center (RPTC) milik Dinas Sosial Riau. Para eks anggota Gafatar akan dibina dan diberi pemahaman oleh petugas rohaniwan dan psikososial sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.

    “Kami akan koordinasikan dengan Dinsos di kabupaten/kota untuk menjemput mereka ke daerah asal,” katanya.

    Syarifudin mengimbau masyarakat Riau menerima dan tidak memusuhi mantan anggota Gafatar tersebut. Dia meminta kepolisian memberikan pengamanan dan perlindungan bagi mereka saat berada di Riau.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.