MA Hukum Mati 2 Terpidana Narkoba Asal Taiwan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hukuman mati.huffingtonpost.com

    Ilustrasi hukuman mati.huffingtonpost.com

    TEMPO.COJakarta - Mahkamah Agung mengabulkan permohonan dari Jaksa Pengadilan Negeri Tangerang untuk menghukum mati dua terpidana narkoba asal Taiwan, Chen Jia Wei dan Lo Chin Chen. Keputusan ini diambil MA pada 20 Januari 2016.

    "Menurut anggota majelis, selain memenuhi persyaratan, mereka (terdakwa) memegang lebih dari 5 gram (narkoba), jadi sudah bisa dihukum mati," kata juru bicara MA, Suhadi, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 30 Januari 2016. Sebelumnya, menurut dia, kedua tersangka juga sudah melakukan lima kali penyelundupan narkoba ke Indonesia.

    Dalam aksi keenam mereka pada Oktober 2014, Chen dan Lo ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Mereka kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 2 kilogram per orang. Sabu-sabu ini diikatkan ke perut untuk mengelabui petugas. Aksi mereka terungkap setelah diperiksa dengan sinar-X oleh petugas bandara.

    Kasus mereka kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi Tangerang. Tuntutan jaksa penuntut umum untuk menghukum mati terdakwa tidak diterima saat itu. Pengadilan Negeri Tangerang hanya memutuskan menghukum Chen dan Lo penjara seumur hidup.

    Jaksa pun menuntut kasasi ke Mahkamah Agung. Barulah, pada 20 Januari 2016, MA menerima permohonan itu. "Putusan MA No. 2632/pidsus/2015 alias A Fong," kata Suhadi. Keputusan ini diambil tim dengan ketua majelis Artidjo Alkostar serta anggota, Sri Murwahyuni dan Surya Jaya.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.