Telkom, Idaman Pencari Kerja

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setiap tahun jumlah pelamar di Telkom mencapai 6.000 orang.

    Setiap tahun jumlah pelamar di Telkom mencapai 6.000 orang.

    INFO NASIONAL - PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) berhasil meraih Indonesian Employers of Choice Award 2015 sekaligus masuk dalam jajaran “Top 10 Companies/Organization to Work For dalam Job Seeker Survey yang dilakukan Majalah Swa dan HayGroup. Penghargaan diterima langsung oleh  Direktur Human Capital Management Telkom Herdy Harman di Jakarta, Kamis, 28 Januari 2016.

    Herdy Harman menjelaskan, hasil survey ini merupakan salah satu bentuk kepercayaan masyarakat kepada Telkom, khususnya sebagai tempat untuk berkarya meniti karir. “Penghargaan ini semakin menumbuhkan komitmen bagi Telkom dalam mempersiapkan sumber daya manusia, untuk keberlangsungan perusahaan menghadapi dinamika bisnis dalam persaingan yang semakin ketat,” ujar Herdy.

    Dari survey tersebut terungkap bahwa sebagian besar responden sangat meminati Telkom karena faktor benefit-nya, citra perusahaan, minat pribadi, career opportunity, dan working environment.

    Kata Herdy, survei tersebut dapat dijadikan acuan untuk menangkap persepsi masyarakat khususnya para fresh graduate, kemudian menganalisisnya untuk menjadi umpan balik yang berharga bagi perusahaan.

    Menurut Herdy, setiap tahun jumlah pelamar di Telkom mencapai 6.000 orang. Ia menemukan sejumlah faktor yang menggugah pencari kerja mengirim surat lamaran kerja ke Telkom. “Berdasarkan survei internal, mereka memilih Telkom dengan alasan untuk menjamin masa depannya. Telkom menawarkan paket renumerasi yang cukup bagus dan nasionalisme,” tuturnya.

    HayGroup mewawancarai 1.507 responden dari berbagai latar belakang usia, gender, dan lokasi. Survei juga mewawancarai mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi terkemuka. Hasil survei menunjukkan sebagian besar responden meminati Telkom sebagai perusahaan idaman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.