Bom Jakarta: Bahrun Naim Disebut Kontak Aman Abdurrahman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahrun Naim saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Solo, pada 21 Februari 2011. Bahrun Naim diduga berada di balik serangan teror bom Sarinah di jalan MH Thamrin. ANTARA/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha

    Bahrun Naim saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Solo, pada 21 Februari 2011. Bahrun Naim diduga berada di balik serangan teror bom Sarinah di jalan MH Thamrin. ANTARA/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha

    TEMPO.COJakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan aparat sedang menyelidiki kabar adanya komunikasi antara terduga dalang teror Thamrin Bahrun Naim dan terpidana terorisme Aman Abdurrahman. 

    Luhut mengaku mendapat kabar mengenai adanya komunikasi antara Bahrun Naim dan Aman yang masih mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan.

    SIMAK: Peran Bahrun Naim dan Bahrumsyah dalam Teror Bom Thamrin

    "Ada cerita Bahrun Naim ada kontak dengan Aman di Nusakambangan. Akan kami selidiki," ujar Luhut di kantor Kementerian, Jakarta, Rabu, 27 Januari 2016.

    Luhut juga mengungkapkan kabar kemampuan Bahrun Naim dalam teknologi informasi, tapi pemerintah masih akan menelusurinya. Bahrun Naim diketahui merupakan lulusan D3 Jurusan Ilmu Komputer, Fakultas MIPA, Universitas Sebelas Maret dan disebut-sebut ahli meretas sistem komputer.

    SIMAK: Ongkosi Teror Bom Thamrin, Bahrun Naim Rajin Transfer, Jumlahnya?

    Situs blog pribadi milik Bahrun Naim yang berkonten radikal sudah tiga kali diblokir oleh pemerintah, dan salah satu artikel di blognya itu sempat menyindir polisi. Polisi menyebutkan Bahrun Naim pernah menjadi anggota pengajian Aman Abdurrahman yang kini terpidana terorisme dan pandai menyebarkan ideologi.

    Salah satu pelaku teror Thamrin, Sunakim alias Afif, pernah satu lapas dan sempat mengajarkan paham-paham radikal.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.