Pria Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Sebuah Kios di Bandung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 123rf.com

    123rf.com

    TEMPO.CO, Bandung - Seorang pria paruh baya ditemukan tewas dengan kondisi tertelungkup di dalam kios miliknya di kawasan Pajagalan, Bandung, Rabu, 27 Januari 2016.

    Pria bernama Emid Kustaman, 55 tahun, warga asal Tasikmalaya, sehari-hari tinggal di dalam kios seorang diri. Menurut Jeje, warga yang pertama kali melihat jasad almarhum, Emid memang sudah beberapa minggu mengalami sakit.

    "Almarhum memang sakit komplikasi. Yang saya tahu, dia sakit jantung dan liver. Biasanya kan kiosnya sudah buka pukul 05.00. Sekarang belum. Karena saya curiga, sekitar pukul 08.00 akhirnya saya buka pintu kios dan melihat dia sudah meninggal tertelungkup. Saya buru-buru lapor polisi," ujar Jeje.

    Emid diperkirakan belum lama meninggal. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau pembunuhan pada tubuh jenazah. Petugas Kepolisian Sektor Astana Anyar, Siduru Zebua, menuturkan indikasi kematian murni karena sakit yang almarhum derita sejak lama.

    "Ini murni almarhum meninggal karena sakit, tidak ada penyebab lain. Waktu ditemukan juga dalam keadaan telungkup dan tidak ada memar atau tanda penganiayaan," ucap Siduru ketika diwawancarai di lokasi kejadian.

    Emid diketahui sudah lama berjualan di lokasi tersebut. Dia berjualan rokok dan jajanan sekitar sepuluh tahun. Menurut Jeje, Emid memiliki seorang istri yang tinggal di daerah sekitar almarhum berjualan. Almarhum yang dikenal taat beribadah memberi kesan tersendiri kepada Jeje.

    "Kalau tidak salah, istrinya juga tinggal di sekitar sini. Almarhum taat sekali ibadah. Setiap subuh, kami ke masjid bareng. Orangnya baik dan santun," ujar Jeje.

    Untuk mengetahui penyebab pasti kematian Emid, petugas kepolisian membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

    DWI RENJANI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.