[Infografis] Jejak Para Pengebom di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahrun Naim saat menjalani sidang kepemilikan amunisi di Pengadilan Negeri Solo, Jawa Tengah, pada 9 Juni 2011. Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menyatakan Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo alias Bahrun Naim diduga berada di balik serangan teror bom Sarinah di jalan MH Thamrin, Jakarta. ANTARA/DOK SOLOPOS/Dwi Prasetya

    Bahrun Naim saat menjalani sidang kepemilikan amunisi di Pengadilan Negeri Solo, Jawa Tengah, pada 9 Juni 2011. Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menyatakan Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo alias Bahrun Naim diduga berada di balik serangan teror bom Sarinah di jalan MH Thamrin, Jakarta. ANTARA/DOK SOLOPOS/Dwi Prasetya

    TEMPO.CO, Jakarta - Bom yang mengguncang kawasan Thamrin, Jakarta,  pada 14 Januari 2016 lalu, menggunakan modus operandi yang berbeda dibandingkan aksi teror di Indonesia sebelumnya.

    Model aksi para palaku teroris mulai seperti aksi-aksi di luar negeri dengan sistem acak atau tidak hanya mengincar satu target. Pelaku juga mulai memadukan serangan bom bunuh diri dan serangan bersenjata dengan pistol. Selain itu, jaringan para pelaku kini berkiblat pada jaringan teroris global, ISIS. Yang juga berbeda, para eksekutor bom kini tak lagi anak muda usia 20 tahunan. Berikut ini, jejak para pengebom di Indonesia sejak awal 2000 lalu.  






     EVAN (PDAT)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.