Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Ketua FPI Belopa Ditangkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ahmad Subaidi

    ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Makassar - Detasemen Khusus 88 Antiteror dan Kepolisian Resor Luwu meringkus dua terduga teroris di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Senin, 25 Januari 2016. Kedua terduga pelaku teror yang ditangkap adalah Ketua Front Pembela Islam Belopa Chandra dan seorang buronan jaringan teroris Poso, Adri alias Awi.

    Juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Komisaris Besar Frans Barung Mangera membenarkan adanya penangkapan dua terduga pelaku teror di Luwu.

    "Penangkapan itu dipimpin Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu dan anggota Densus. Keduanya adalah CH dan AD," kata Barung.

    Barung berujar, keduanya masih menjalani pemeriksaan di Markas Polres Luwu. Namun mereka kemungkinan dalam waktu dekat akan dibawa ke Makassar. Kepolisian masih akan melakukan pengembangan mengenai jaringan terduga teroris yang diciduk di Luwu.

    Kepolisian belum merinci peran dan keterlibatan kedua terduga teroris. Namun salah seorang di antaranya dikabarkan terlibat dalam kasus mutilasi. Dari tangan kedua pelaku, kepolisian menyita sejumlah barang bukti berupa telepon seluler dan pakaian.

    Disinggung soal salah satu terduga pelaku teror adalah pentolan Front Pembela Islam Belopa, Barung juga membenarkan. Tapi soal peran dan keterlibatannya belum dapat dipastikan lantaran masih menunggu laporan dari kepolisian setempat. "Informasi awalnya ya begitu, ada Ketua FPI Belopa yang diamankan," tuturnya.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.