Teror Thamrin, Tiga Korban Masih Dirawat di Rumah Sakit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memindahkan jenazah korban bom Thamrin asal Kanada, Amir Aouli Taher ke mobil ambulan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, 21 Januari 2016. Jasad tersebut diambil dengan diwakili kedutaan besar Kanada. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Petugas memindahkan jenazah korban bom Thamrin asal Kanada, Amir Aouli Taher ke mobil ambulan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, 21 Januari 2016. Jasad tersebut diambil dengan diwakili kedutaan besar Kanada. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.COJakarta - Wakil Kepala Pusat Dokter Kesehatan (Dokkes) Mabes Polri, Komisaris Besar Budiyono mencatat tiga korban teror Thamrin masih dirawat di rumah sakit. "Tiga orang tersebut terdiri atas dua polisi dan satu warga sipil," tutur Budiyono di Kantor Humas Mabes Polri, Senin, 25 Januari 2016.

    Dua polisi yang dirawat adalah Ajun Inspektur Satu Denny dan Ajun Inspektur Budiono. Mereka bertugas sebagai polisi lalu lintas di Polda Metro Jaya. Sedangkan warga sipil bernama Anggun masih menjalani perawatan di kakinya akibat ledakan bom Thamrin.

    Budiyono membeberkan Denny menderita luka parah di tubuhnya. Kata dia, jaringan otot dan kulit Denny rusak akibat serpihan bom. Saat ini dia dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Budiono masih dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat. 

    Satu warga sipil yang masih dirawat adalah Anggun. Ia dirawat di RSCM akibat luka-luka di bagian kakinya. Saat ini dia masih menjalani terapi pemulihan traumatik dan terapi jaringan otot.

    Kata Budiyono, sebelumnya total korban akibat teror bom Thamrin mencapai 35 orang. Sebanyak 8 warga dilaporkan meninggal. Adapun 7 warga meninggal di lokasi kejadian dan seorang lainnya meninggal di rumah sakit.

    Sebagian besar jenazah telah diambil oleh keluarga masing-masing. Termasuk korban warga negara asing asal Kanada yang telah dijemput keluarganya. Tersisa empat jenazah yang diduga sebagai pelaku teror bom Thamrin.

    Keempat jenazah tersebut telah diotopsi dan diidentifikasi. Sayangnya, Budiyono enggan membeberkan dengan alasan jenazah masih diperlukan oleh tim penyidik. Padahal masing-masing keluarganya sudah ada yang datang untuk meminta jenazah dipulangkan.

    Total korban yang menjalani perawatan sebanyak 27 orang. Tiga warga masih dirawat intensif, sedangkan sisanya diperbolehkan pulang dan masih menjalani rawat jalan. "Semua biaya ditanggung oleh pemerintah."

    AVIT HIDAYAT

    Video Bom Thamrin:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.