TNI-Polri Razia Teroris di Batas Kota Kupang, Ini Temuannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Razia pengendara motor/antisipasi begal. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Ilustrasi Razia pengendara motor/antisipasi begal. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.COKupang - Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota dan Kodim 1604 Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu malam, 25 Januari 2016, kembali menggelar razia teroris di batas kota. Razia ini dimaksudkan untuk mencegah masuknya teroris ke daerah itu.

    "Razia ini untuk mengantisipasi masuknya teroris. Itu salah satu hal khusus yang sudah termuat dalam kegiatan operasi ini," kata Kepala Polres Kupang Kota Ajun Komisaris Besar Budi Hermawan.

    Dalam razia itu, aparat gabungan TNI- Polri menggeledah semua kendaraan yang masuk ke Kota Kupang. Dari penggeledahan itu, tim gabungan menyita senjata tajam dan minuman keras. "Razia ini juga menyasar senjata tajam, miras, dan narkoba," ujarnya.

    Razia ini juga bertujuan menjamin rasa aman warga di ibu kota Provinsi NTT itu. Dalam razia tersebut, petugas mengamankan senjata tajam berupa pisau dan parang dari para pengendara yang beralasan untuk menjaga diri pada waktu malam.

    Aksi teror yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu membuat aparat keamanan di NTT meningkatkan kewaspadaan masuknya teroris ke daerah itu. Pasalnya, NTT berbatasan dengan dua negara, yakni Timor Leste dan Australia.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.