Menteri Khofifah: Tak Semua Anggota Gafatar Tahu Lembaganya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, 28 Oktober 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, 28 Oktober 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan tidak semua masyarakat tahu ketika mereka beraliansi dengan sebuah lembaga, salah satunya Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar.

    “Saya khawatir anggota Gafatar tidak tahu secara persis dia sebetulnya diajak beraliansi dengan lembaga apa,” ujar Khofifah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2016.

    Karena itu, menurut Khofifah, langkah preventif dan persuasif perlu dilakukan pemerintah untuk  menangani anggota atau mantan anggota Gafatar. "Mempersuasi mereka jadi penting supaya kita tidak mudah menjatuhkan punishment (hukuman)," katanya. 

    Khofifah mengatakan pemerintah perlu membangun keseimbangan dinamis ketika terjadi kontraksi dan konflik sosial di masyarakat. "Ketika terjadi kontraksi sosial, lini paling bawah yang harus melakukan proses tersebut. Itulah yang sekarang sedang diinisiasi oleh Kemensos," ujarnya.

    BacaIstana Kecewa Mantan Anggota Gafatar Dianiaya

    Pada 2015, menurut Khofifah, Kementeriannya telah memformat proses keseimbangan dinamis tersebut di 2.000 desa. Format tersebut, kata dia, berbentuk format keserasian sosial berbasis desa. "Kami akan coba proses revitalisasi, sejauh mana ketahanan sosial bisa dibangun oleh forum keserasian sosial yang berbasis desa ini," tuturnya.

    Khofifah pun mengatakan Kemensos melibatkan Dinas Sosial di kabupaten/kota serta provinsi untuk memetakan daerah-daerah yang berpotensi terjadi ketidakharmonisan di masyarakat. "Itulah yang mendapat prioritas program keserasian sosial," ujar Khofifah.

    Baca: Rumah Dibakar, Ratusan Mantan Gafatar Diungsikan ke Kodam

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.