Molor Sebulan, Calon Tunggal Bupati Tasikmalaya Ditetapkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Komisi Pemilihan Umum menunjukan contoh surat suara pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya di Kantor KPU, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, 12 November 2015. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    Petugas Komisi Pemilihan Umum menunjukan contoh surat suara pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya di Kantor KPU, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, 12 November 2015. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    TEMPO.COTasikmalaya - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menetapkan pasangan calon bupati tunggal Uu Ruzhanul Ulum-Ade Sugianto sebagai pasangan terpilih dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Tasikmalaya, Desember 2015. Penetapan ini dilakukan melalui rapat pleno yang digelar di kantor KPUD, Selasa sore, 19 Januari 2016, pukul 17.20.

    "Kami memutuskan, menetapkan calon Bupati Tasikmalaya sebagai pasangan bupati-wakil bupati terpilih dalam pilkada Kabupaten Tasikmalaya," kata Ketua KPUD Kabupaten Tasikmalaya Deden Nurul Hidayat seusai penetapan bupati-wakil bupati terpilih. 

    Penetapan pasangan terpilih sedianya dilakukan pada akhir Desember 2015. Namun, sehari sebelum penetapan, ada pihak yang menggugat pilkada tersebut ke Mahkamah Konstitusi. Penetapan pasangan terpilih pun diundur.

    Deden menjelaskan, Senin sore, Mahkamah Konstitusi telah memutuskan menolak gugatan pilkada yang diajukan pemohon dari Forum Komunikasi Masyarakat Tasikmalaya (FKMT). Sesuai aturan, penetapan pasangan terpilih maksimal dilakukan sehari setelah keluarnya putusan MK. 

    Penetapan pasangan terpilih tertuang dalam Peraturan KPU Kabupaten Tasikmalaya Nomor 83/BA/I/2016. Raihan suara pasangan ini sebanyak 500.908 suara atau 67 persen suara.

    Bupati terpilih, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan perjalanan panjang dan sejumlah rintangan sudah dilewatkan pada pilkada ini. Kata Uu, ditetapkannya dia dan wakilnya tidak lepas dari takdir Allah.

    "Ini tidak lepas dari takdir Allah. Kita harus yakin ini suatu hikmah bagi kita semua. Ini bukan kemenangan Uu-Ade, tapi kemenangan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," ujar Uu.

    Saat pilkada, Uu mengatakan, ada pihak yang mendukung dan tidak mendukung pasangan ini. Hal itu, kata dia, merupakan realita. "Sekarang tak ada lagi siapa yang mendukung dan tidak mendukung. Bahkan, kepada tokoh-tokoh yang tidak mendukung, saya tidak ada kebencian kepada mereka. Dengan adanya mereka, malah ada rivalitas, ada semangat kita untuk menang," ucapnya. 

    Harapan ke depan, Uu mengatakan, dia akan memperjuangkan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat. "Mulai sekarang, mari kita sama-sama meneruskan pembangunan di kabupaten ini," katanya.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.