Akun Bahrun Naim Ngeblog Lagi, Ulas Serangan Bom Thamrin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahrun Naim saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Solo, pada 21 Februari 2011. Bahrun Naim diduga berada di balik serangan teror bom Sarinah di jalan MH Thamrin. ANTARA/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha

    Bahrun Naim saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Solo, pada 21 Februari 2011. Bahrun Naim diduga berada di balik serangan teror bom Sarinah di jalan MH Thamrin. ANTARA/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah aktif di dunia maya, Muhammad Bahrun Naim, terduga otak teror bom Thamrin, mem-posting ulasan serangan yang berjudul “Nasehat untuk Penonton”. “Serangan tersebut adalah bentuk qishash (pembalasan) terhadap serangan pasukan salibis terhadap kaum muslimin di Indonesia,” tulis akun Bahrun Naim, Senin, 18 Januari 2016.

    Tulisan tersebut dikutip Tempo pada Selasa, 19 Januari 2016, di blog pribadinya, www.bahrunnaim.site. Dalam serangan teror Thamrin, kata dia, Junud Daulah Islam di Indonesia sengaja menargetkan aparat kepolisian dan warga asing yang berada di Indonesia.

    BACA: Sempat Diblokir, Blog Milik Bahrun Naim Aktif Lagi

    Menurut dia, pembalasan itu dilakukan lantaran banyak muslimin di Indonesia yang terbunuh. Dia memperkirakan jumlahnya sekitar 200 jiwa. Dia berujar, mereka dibunuh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, yang ia sebut sebagai Densus Yesus.

    Mengenai teror Thamrin, Bahrun juga menulis bahwa telah memberi peringatan melalui terduga Santoso alias Abu Wardah. “Meninggalnya beberapa orang dalam serangan tersebut memberikan catatan kepada kita semua bahwa serangan Junud Daulah Islam adalah sesuatu yang telah diserukan.”

    BACA: Polisi Selidiki Keaslian Suara Bahrun Naim di Sound Cloud

    Dalam tulisan itu, Bahrun pun memperingatkan masyarakat agar menghindari perbuatan kufur, syirik, dan maksiat. Bahkan dia mengajak masyarakat membenci pemerintah, kepolisian, dan setiap langkah yang memerangi Islam.

    “Membenci setiap langkah mereka (pemerintah) yang bersekutu dengan asing dan kapitalis,” tulisnya. Selain itu, ada sejumlah peringatan lain kepada masyarakat.

    Di akhir tulisan, Bahrun menyatakan peringatan tersebut bukan sekadar ejekan, cemoohan, dan tontonan. “Takutlah terhadap setiap ucapan dan perbuatan yang akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat. Sungguh anak-anak yatim dan orang-orang yang terzalimi teramat dekat kedudukannya di akhirat bersama Allah dan Rasul-Nya.”

    BACA: Jibriel: Bahrun Naim Lebih Suka Meretas Ketimbang Menyerang

    Hanya belum ada sikap resmi dari pihak pemerintah ataupun kepolisian terkait dengan posting-an Bahrun tersebut. Sampai berita ini ditulis, blog tersebut masih bisa diakses khalayak setelah sempat diblokir beberapa hari. Diduga, Bahrun membobol blokiran pemerintah, mengingat dia adalah ahli informatika dan telekomunikasi serta memiliki tim peretas.

    AVIT HIDAYAT

    JAKARTA DISERANG
    Hubungan Bahrun dengan Bom Thamrin, Polisi Telusuri sampai Atas
    Ongkosi Teror Bom Thamrin, Bahrun Naim Rajin Transfer, Jumlahnya?

    Video Terkait:



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.