Kebun Binatang Surabaya Berbenah, Gaet Pakar Satwa Dunia

Reporter

Sejumlah pengunjung menontong tingkah anak orang utan di Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/5). TEMPO/Fully Syafi

TEMPO.COSurabaya- Dua pakar satwa dunia, Dave Morgan dari organisasi Wild Wellife yang berasal dari Afrika Selatan, dan Fareea MA dari organisasi Animal Project and Enviromental (APE) yang berasal dari Malaysia kembali mendatangi Kebun Binatang Surabaya. Mereka meninjau langsung kondisi KBS untuk memberikan masukan dan pengembangan di masa mendatang.

“Kalau Dave Morgan ini sebenarnya sudah kedua kalinya ke KBS, ia mengaku terkejut karena kemajuan KBS semakin pesat,” kata pelaksana tugas Direktur Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS, Aschta Tajudin Boestani, saat jumpa pers di KBS, Senin, 18 Januari 2016.

Menurut Aschta, dari peninjauan kondisi KBS sejak kemarin, ada beberapa usulan dan proyek yang akan dilakukan oleh Morgan beserta temannya itu. Adapun proyek yang paling penting adalah pengkayaan, pelatihan dokter hewan dan pelatihan keeper bagi masing-masing satwa. “Nanti kami adakan workshop pelatihan keeper, bahkan kalau mau nanti peserta dari umum juga bisa ikut,” kata dia.

Setelah proses survei ini, kata dia, kedua pakar satwa dunia ini akan kembali ke negaranya masing-masing, untuk mengumpulkan donatur demi proyek yang akan digarap di KBS itu. “Baru nanti akan kembali lagi untuk merealisasikan proyek itu,” kata dia.

Sementara bagi KBS, kedua pakar satwa itu hanyalah sebagai patnership, dan motivasi utamanya adalah mengembangkan kebun binatang yang layak huni dan nyaman bagi hewannya. “Jadi, ini memang butuh waktu yang lama, tapi kami harus terus bergerak,” ujarnya.

Sementara itu, Dave Morgan mengatakan bahwa tidak ada kebun binatang di dunia ini yang sempurna, tapi yang paling penting adalah pihak pengelola harus terus berbenah untuk lebih baik lagi. “Apalagi KBS itu adalah kebun binatang yang sangat tua, dan kandangnya pun juga sudah tua, makanya harus dilakukan perombakan fasilitasnya itu,” katanya.

Bagi Dave Morgan, perawatan satwa itu tidak hanya dimasukkan kandang dan diberi makan. Namun lebih daripada itu harus diawasi dan dirawat supaya kondisinya tetap sehat, baik mental maupun fisiknya. “Makanya kami disni juga akan merencanakan pengkayaan kepada para satwa,” ujarnya.

Morgan mengibaratkan pengkayaan itu seperti landak yang selalu dilatih kaki belakangnya, sehingga kaki landak itu bisa kuat dan hidup layaknya landak di hutan liar. Termasuk pula harimau yang tidak hanya tidur di lantai, tapi mereka juga harus dilatih untuk selalu beraktivitas. “Ini membutuhkan proses panjang, dan kami akan lakukan itu,” kata Morgan.

MOHAMMAD SYARRAFAH






Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp 8,9 Miliar BLT BBM

11 hari lalu

Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp 8,9 Miliar BLT BBM

Bantuan diberikan kepada 22.327 orang pengemudi di Kota Pahlawan yang terdampak inflasi dan kenaikan BBM.


Program Surabaya Bergerak, Warga Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

23 hari lalu

Program Surabaya Bergerak, Warga Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Setidaknya ada tiga dari enam RT di wilayah RW 03 yang melaksanakan kerja bakti bersama pada pekan pertama pelaksanaan.


Ini Alasan Setiap 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan

29 hari lalu

Ini Alasan Setiap 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan

Hari Pahlawan ditujukan untuk mengenang gugurnya korban jiwa para pahlawan dalam pertempuran Surabaya.


Parade Surabaya Juang Siap Jadi Event Nasional

30 hari lalu

Parade Surabaya Juang Siap Jadi Event Nasional

Dari hasil kurasi pemerintah pusat, Parade Surabaya Juang dan Festival Rujak Uleg masuk agenda nasional.


Merajut Toleransi di Kota Pahlawan

36 hari lalu

Merajut Toleransi di Kota Pahlawan

Deklarasi Surabaya Damai dan Silaturahmi Toleransi Kebangsaan memperteguh hidupnya toleransi di Kota Pahlawan.


Pemkot Surabaya Fasilitasi Pengembangan Bakat dan Kreativitas Anak Disabilitas

44 hari lalu

Pemkot Surabaya Fasilitasi Pengembangan Bakat dan Kreativitas Anak Disabilitas

Rumah Anak Prestasi telah dilengkapi dengan sejumlah ruang atau fasilitas bagi anak-anak istimewa.


Peduli Ketahanan Pangan, Kota Surabaya Raih Penghargaan

49 hari lalu

Peduli Ketahanan Pangan, Kota Surabaya Raih Penghargaan

Semua aset pemkot digunakan untuk ketahanan pangan


Kya-kya Kembali Jadi Alternatif Wisata Malam di Kota Surabaya

17 September 2022

Kya-kya Kembali Jadi Alternatif Wisata Malam di Kota Surabaya

Setelah bertahun-tahun mati suri, kini Wisata Kya-kya Surabaya atau Wisata Pecinan Kembang Jepun yang ada di Jalan Kembang Jepun Surabaya itu kembali hidup. #InfoTempo


Kemeriahan Bulan Kemerdekaan di Kota Pahlawan

18 Agustus 2022

Kemeriahan Bulan Kemerdekaan di Kota Pahlawan

Berbagai perayaan untuk mengingatkan bahwa Kota Surabaya adalah Kota Pahlawan. Kini saatnya berjuang dalam semangat gotong-royong melawan kemiskinan dan kebodohan.


Atasi Genangan Pusat Kota, Pemkot Surabaya Minta Riol Belanda Dimanfaatkan

22 Juli 2022

Atasi Genangan Pusat Kota, Pemkot Surabaya Minta Riol Belanda Dimanfaatkan

Setelah dibangun box culvert di bawah pedestrian, riol Belanda di bawahnya justru tidak difungsikan.