Kebakaran Hutan, Jokowi Ancam Copot Kapolda dan Pangdam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Presiden Jokowi sebelum memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 5 Januari 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ekspresi Presiden Jokowi sebelum memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 5 Januari 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh pejabat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia untuk serius menangani dan mencegah kebakaran hutan. Presiden mengancam akan mencopot pejabat di daerah jika pada 2016 ini wilayahnya masih terjadi kebakaran.

    "Saya sudah janjikan sama Kapolri dan Panglima TNI mengenai reward and punishmnt. Yang terbakar makin banyak, semakin gede, ganti dan copot. Yang baik, tentu saja mendapat promosi," kata Jokowi saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi kebakaran hutan di Istana Negara, Senin, 18 Januari 2016.

    Presiden juga meminta seluruh personel TNI dan Kepolisian di daerah mendukung Badan Nasional Penganggulangan Bencana serta petugas Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Menurut Presiden Jokowi, hanya Polri dan TNI yang memiliki sumber daya untuk mendukung tugas BNPB.

    "Yang namanya Pangdam, Kapolda, yang ada di lapangan, Danrem, Kapolres, Dandim, sampai Koramil, Polsek harus digerakkan untuk mencegah ini. Semuanya harus digerakkan," katanya.

    Jokowi juga meminta adanya sinergi dan koordinasi antaraparat dan lembaga. Presiden mencontohkan jika Komandan Korem menemukan adanya prasarana yang kurang maka harus disampaikan pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

    "Back-up nya di situ karena BNPB tidak punya pasukan. Yang punya pasukan Panglima TNI, Kapolri," katanya. Presiden juga meminta kepala daerah yaitu gubernur, bupati, dan walikota untuk mendukung pencegahan kebakaran dari segi anggaran. "Kunci-kunci ada di situ," katanya.

    Rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan diawali dengan laporan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan dan laporan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Setelah itu Kepala BMKG juga menyampaikan laporan cuaca. Wakil Presiden Jusuf Kalla lebih menyampaikan arahan. Disusul Presiden Jokowi pada sesi terakhir.

    Presiden menambahkan  secara berkala akan meninjau ke lapangan untuk memastikan bahwa pada 2016 Indonesia bisa mencegah kebakaran lahan dan hutan dengan lebih baik. "Penting saya tekankan sekali lagi bahwa para kepala daerah, Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim, adalah orang yang paling mengetahui. Jangan hanya pantau dari belakang meja, saya minta lihat dan turun ke lapangan."

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?