Cerita Panji Hilmansyah Ketika Digembleng Menteri Susi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam akun twitternya, Panji Hilmansyah mendeskripsikan dirinya sebagai `Indonesian, A Proud Father, Traveller, Aircraft Engineer, Pilot, Rider everything with 2 wheels, Tattoo Addict, Let the good times roll.` facebook.com

    Dalam akun twitternya, Panji Hilmansyah mendeskripsikan dirinya sebagai `Indonesian, A Proud Father, Traveller, Aircraft Engineer, Pilot, Rider everything with 2 wheels, Tattoo Addict, Let the good times roll.` facebook.com

    TEMPO.COJakarta - Panji Hilmansyah, putra sulung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, meninggal dunia pada Senin, 18 Januari 2016. Panji ternyata anak yang disiapkan Susi untuk mengurus sekolah penerbangan maskapai rintisannya, Susi Air.

    Harapan itu terungkap dalam buku Untold Story: Susi Pudjiastuti, yang diterbitkan Kompas pada 2015, setelah Susi dipercaya menjadi anggota Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

    Dalam buku berisi pengakuan banyak orang tentang kiprah Susi itu, ada segmen yang ditulis sendiri oleh Panji Hilmansyah. Panji menulis, Susi Pudjiastuti yang dipanggilnya dengan sebutan "mom", memiliki harapan agar "saya nantinya yang akan mengurus Flying School Susi Air." Panji juga bercerita, awalnya Susi menempa dia menjadi mekanik dan tim perintis Susi Air.

    "Saya menjadi karyawan beliau di Susi Air. Saya mulai bekerja menjadi mekanik, kemudian menjadi anggota tim perintis untuk membuka area penerbangan dari Medan, Kalimantan, Papua," kata Panji. 

    Menurut Panji Hilmansyah, dari pengalaman menjadi perintis Susi Air, dia semakin menyadari bahwa ibunya, Susi Pudjiastuti, berperan dengan penuh kegigihan agar bisnisnya berjalan dan berkembang. Panji Hilmansyah mengingat nasihat ibunya, "Tidak ada sesuatu yang bisa didapatkan tanpa usaha keras."

    Panji mengaku bahwa Susi memperlakukan dirinya sama seperti karyawan lain, begitu juga dengan gajinya yang sama dengan karyawan lain. Setelah menjadi mekanik dan tim perintis di Susi Air, Panji diarahkan untuk mengambil lisensi pilot komersial, sehingga Panji mengambil sekolah pilot di Amerika.

    "Saat saya meminta izin untuk bekerja dengan orang lain dulu, Ibu meminta saya melanjutkan pendidikan instruktur penerbangan," tutur Panji.

    Namun harapan Susi kepada sang buah hati kini pupus karena si anak sulung berusia 31 tahun itu telah lebih dulu dipanggil Yang Mahakuasa di Kota Naples, Florida, Amerika.
    "Betul wafat," kata sekretaris pribadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Fika Fawzia.

    Jenazah Panji, setelah diterbangkan dari Amerika Serikat, bakal dimakamkan di Pangandaran, Jawa Barat, tempat asal almarhum. "Pemakaman akan dilakukan di Jalan Merdeka 312, Pananjung, Pangandaran, setibanya jenazah di Indonesia," ujar Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan Lilly Aprilya Pregiwati.

    Menurut keluarga, Panji berada di Amerika karena sedang bersekolah instruktur pilot di Florida. Panji adalah anak tertua Susi Pudjiastuti (kedua adiknya adalah Nadine Kaiser dan Alvi Xavier). Dia meninggalkan seorang anak berusia 10 tahun bernama Armand.

    Saat ini, jenazah Hilman masih dalam proses pemulangan dari Naples. Pihak keluarga sudah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal RI di Houston, Amerika. Panji diduga mengalami gagal jantung. Awal 2016, dia pernah mengeluh sesak napas. Namun dia tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.