Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Tegal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karangan bunga tanda simpati terhadap korban bom diletakkan di kawasan gedung Sarinah pasca penyerangan teroris di pos polisi dan sejumlah gedung di Thamrin Jakarta, 15 Janauri 2016. TEMPO/Frannoto

    Karangan bunga tanda simpati terhadap korban bom diletakkan di kawasan gedung Sarinah pasca penyerangan teroris di pos polisi dan sejumlah gedung di Thamrin Jakarta, 15 Janauri 2016. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Tegal - Kepolisian kembali menggeledah rumah di Desa Langgen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Ahad, 17 Januari 2016. Rumah tersebut dikontrak oleh Ali Mahmudi, 39 tahun, seorang terduga teroris yang diciduk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror pada Jumat, 15 Januari 2016 lalu.

    Menurut warga setempat, polisi datang sekitar pukul 16.00 WIB. Penggeledahan berlangsung singkat, sekitar 30 menit. "Setelah itu langsung pergi," kata Suhadi, 64 tahun, pemilik rumah kontrakan kepada Tempo.

    Rumah yang digeledah terletak persis di belakang rumah Ali Mahmudin. Menurut warga, rumah itu biasa digunakan untuk ruang kerja Ali. "Katanya sih digunakan untuk ruang kerja, tapi jelasnya seperti apa saya kurang tahu," kata dia.

    Dari penggeledahan itu, polisi membawa satu ember benda berbentuk selongsong mirip peluru. Menurut dia, dalam surat tanda terima yang dia tandatangani, benda tersebut diduga berkaitan dengan peristiwa pengeboman di Jalan Thamrin Kamis, 14 Januari 2016 lalu. "Katanya mau dicocokkan dengan pengeboman di Jakarta kemarin," kata Suhadi.

    Tetangga Suhadi, Ali Murtopo, 43 tahun, yang juga ikut menandatangani surat serah terima tersebut mengatakan, saat penangkapan Ali Mahmudin Jumat lalu, Densus 88 memang tidak memeriksa ruangan tersebut. "Tadi malam (Sabtu, 16 Desember 2016), polisi yang biasa jaga di sini tanya, itu rumah siapa? Saya jawab, rumah Pak Suhadi tapi dikontrak Ali Mahmudin. Nah tadi sore tiba-tiba polisi tiga mobil datang dan menggeledah rumah itu," ujarnya.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.