Bom di Sarinah dan Misteri Gran Max Putih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titik lokasi serangan teror bom Sarinah

    Titik lokasi serangan teror bom Sarinah

    TEMPO.COJakarta - Mobil Gran Max berwarna putih yang terparkir di luar area parkir gedung Sarinah diduga milik pelaku peledakan di depan Starbucks dan pos polisi di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. "Saat ini mobil tersebut sedang diselidiki, masih diperiksa dan sekarang sudah diamankan," kata juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Iqbal, di Jakarta, Jumat, 15 Januari 2016.

    Mobil bernomor polisi Bandung tersebut ada kemungkinan digunakan sebagai alat transportasi para pelaku teror. Iqbal tidak menjelaskan secara rinci tentang mobil itu dan di mana mobil tersebut diparkir.

    Dari keterangan saksi mata di lapangan, para pelaku keluar dari mobil Gran Max putih dengan pelat nomor Bandung. Setelah keluar, mereka langsung memasuki pelataran gedung Skyline.

    Kepala Polda Metro Jaya Inspektu Jenderal Tito Karnavian menyatakan polisi telah berhasil mengidentifikasi para pelaku teror bom di Jakarta Pusat itu. "Sebagian pelaku sudah berhasil diidentifikasi serta diketahui identitasnya," tuturnya.

    Tito menegaskan, polisi memperkuat pengamanan seluruh obyek vital dan lokasi keramaian.

    Kelompok yang menggelar teror di Starbucks, ujar Tito, adalah kelompok Bahrun Naim, yang ingin dilihat eksis karena ia ingin memimpin dan mendirikan Katibah Nusantara. Dia juga ingin menjadi pemimpin untuk kelompok ISIS di Asia Tenggara. "Seluruh korban tewas masih di RS Polri Kramat Jati," ucapnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?