Mondar-mandir, Pria Beransel Hitam Ditangkap Gegana Brimob  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas satuan Gegana Brimob memeriksa dan mengamankan tas koper yang diduga sebagai ancaman bom, di depan Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, 5 Januari 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Seorang petugas satuan Gegana Brimob memeriksa dan mengamankan tas koper yang diduga sebagai ancaman bom, di depan Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, 5 Januari 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COPekanbaru - Tim Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Riau menangkap seorang pria beransel hitam yang dicurigai berisi bom. Pria tersebut ditangkap di bawah fly over Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

    Polisi mencurigai gerak-gerik pria yang mengenakan topi dan baju warna hitam tersebut. Polisi mengerahkan pasukan lengkap dengan alat pendeteksi x-ray dan metal detector untuk mendeteksi isi ransel.

    "Terduga sementara kami amankan untuk menggali keterangan lebih lanjut," kata Komandan Satuan Brimob Polda Riau Komisaris Besar Pradah Pinunjul, Jumat, 15 Januari 2016.

    Pradah menyebutkan gerak mencurigakan pria tersebut sudah terdeteksi tim intel Polda Riau sejak pukul 06.00. Pria itu berjalan kaki dari arah Jalan Gajah Mada menuju Jalan Jenderal Sudirman. Gerak-gerik pria itu sempat terekam CCTV.

    Setibanya di fly over, kata dia, pria tersebut mondar-mandir dan sempat tidur-tiduran. Polisi yang sudah mengamati langsung menangkapnya. Adapun ransel yang dibawa pria itu diamankan menggunakan mobil Gegana.

    Polisi mengaku belum tahu persis isi ransel tersebut. Sebab, setelah dilakukan pendeteksian dengan x-ray, tas kemudian diangkut menggunakan alat khusus lalu dimasukkan ke dalam kotak besi di mobil antiteror. "Kami belum mengetahui apa isi tas tersebut, masih dalam penyelidikan," ujarnya.

    Pantauan Tempo, proses evakuasi tas ransel tersebut mengundang perhatian warga Pekanbaru. Polisi menutup jalan sehingga menimbulkan kemacetan di sepanjang jalan protokol itu. Warga memenuhi trotoar di seberang jalan melihat pasukan Gegana mengamankan tas yang diduga bom.

    Proses evakuasi berakhir pukul 11.00. Pradah memastikan lokasi fly over sudah steril. "Lokasi sementara sudah steril, tas ransel kami bawa ke markas untuk penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.