Saat Mahasiswa, Bahrun Naim Jadi Ketua Himpunan Mahasiswa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garis polisi di rumah Muhamad Bahrunaim Anggih Tamtomo alias Naim (27) di Jl Merodanan RT 2 RW 3, Kampung Merodanan, Kecamatan Pasar Kliwon Surakarta. Tempo/Andry Prasetyo

    Garis polisi di rumah Muhamad Bahrunaim Anggih Tamtomo alias Naim (27) di Jl Merodanan RT 2 RW 3, Kampung Merodanan, Kecamatan Pasar Kliwon Surakarta. Tempo/Andry Prasetyo

    TEMPO.CO, Solo - Nama Bahrun Naim kembali dikaitkan dengan terorisme setelah Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menyebutkan dugaan keterlibatan pria itu dalam peristiwa teror di Jakarta kemarin. Saat ini Bahrun diduga berada di Suriah dan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    Pria bernama lengkap Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo itu tercatat sebagai warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasarkliwon, Surakarta. Dia merupakan alumnus Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret.

    SIMAK:  Bahrun Naim Ngeblog, Sebut Serangan Paris Inspiratif

    "Dia dulu memang mahasiswa di sini," kata Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Sugiarto, Jumat, 15 Januari 2016. Bahrun masuk kuliah pada 2002 dan lulus pada 2005.

    Menurut dia, Bahrun menempuh pendidikan D-3. "Gelarnya ahli madya," ucapnya. Selama dia kuliah, nilai yang diperoleh biasa-biasa saja. "Cuma saya tidak begitu hafal nilainya," ujarnya.

    SIMAK:  Bahrum Naim, Sosok di Balik Teror Bom Sarinah Jakarta

    Meski demikian, Bahrun memiliki banyak kawan di kampusnya. Bahkan dia pernah dipercaya menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer.

    Sugiarto memastikan, di kampusnya, Bahrun hanya beraktivitas di Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer. "Bahkan dia tidak ikut dalam kegiatan kerohanian Islam," tuturnya. Pihak kampus juga tidak mengetahui aktivitasnya di luar kampus.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.