BOM SARINAH, Bahrun Naim Masih Tercatat sebagai Warga Solo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian berlari menuju ke arah gedung Sarinah untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku  penyerangan yang dilakukan sejumlah teroris ke beberapa gedung dan pos polisi di  Jakarta, 14 Janauri 2016. ANTARA/M Agung Rajasa

    Petugas kepolisian berlari menuju ke arah gedung Sarinah untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan yang dilakukan sejumlah teroris ke beberapa gedung dan pos polisi di Jakarta, 14 Janauri 2016. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.COSolo - Nama Bahrun Naim disebut-sebut sebagai orang yang berada di belakang peristiwa teror bom di sekitar gedung Sarinah, Jakarta. Pria tersebut tercatat sebagai warga Solo, Jawa Tengah. Diduga, saat ini dia sudah berada di Suriah dan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    "Dia memang masih tercatat sebagai warga di sini," kata salah satu petugas Kelurahan Sangkrah yang enggan disebutkan namanya, Jumat, 15 Januari 2016. Hingga kini, Bahrun belum pernah mengajukan pindah alamat.

    Setelah menikah, Bahrun pernah mengontrak rumah di daerah Mertodranan, tidak jauh dari rumah orang tuanya. Saat tinggal di rumah tersebut, Bahrun sempat ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror pada 2010.

    Saat Tempo menyambangi kediaman orang tua Bahrun, rumah yang merangkap sebagai toko ikan laut olahan itu terlihat tutup. Hanya ada pintu kecil yang setengah terbuka.

    Namun dua wanita berkerudung langsung menutup pintu rapat-rapat saat melihat wartawan datang. "Maaf, kami tidak menerima tamu," ujarnya singkat.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.