Jakarta Nyatakan KamiTidakTakut Via Aksi Malam Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membawa jenazah korban ledakan bom di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, 14 Januari 2016. Ledakan bom dan aksi baku tembak mengguncang pusat kota Jakarta. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Petugas membawa jenazah korban ledakan bom di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, 14 Januari 2016. Ledakan bom dan aksi baku tembak mengguncang pusat kota Jakarta. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Hashtag #KamiTidakTakut terus mengalir membanjiri kanal media sosial Twitter. Hashtag tersebut kini bertengger di puncak trending topic dunia. Hingga berita ini diturunkan, hashtag ini masih terus digaungkan oleh para netizen.

    Hashtag ini ditulis dalam rangka mengungkapkan keprihatinan masyarakat terhadap bom Sarinah. Kejadian ini terjadi pukul 10.55, Kamis, 14 Januari 2016. 

    Elangerlangga dalam akun Twitter-nya, @ElangBayosagara, mengatakan "Ngapain takut, mereka yang harusnya takut," katanya.

    @Okinhanha, yang merupakan akun milik Oki Nur Rizki, mengatakan, "Allah SWT yang akan membalas perbuatan para terorisme yang keji."

    Mandeep Singh dalam akun @Mandeepkarpal juga mengungkapkan pendapatnya tentang peristiwa pengeboman di Sarinah. "Saya salut kepada masyarakat Indonesia yang berpikiran untuk membuat #KamiTidakTakut, tagline untuk menyatakan kepada dunia bahwa mereka tidak takut!" ujar Singh dalam bahasa Inggris.

    Kat Djajadiningrat dalam akun @nduthenf juga menyatakan ketidaktakutannya terhadap peristiwa ini. "Kami tidak membencinya. Kami tidak takut. Kami Indonesia. Kami menentang terorisme. Apa pun agamanya, kami akan tetap bersama," cuit Kat.

    Sekitar pukul 10.55, terjadi pengeboman di Sarinah pada Kamis, 14 Januari 2015. Peristiwa ini kemudian disusul dengan baku tembak antara pelaku pengeboman dan pihak kepolisian. Dikabarkan tujuh orang meninggal akibat serangan ini. Lima dari tujuh korban diduga merupakan pelaku pengeboman. Sedangkan dua lainnya merupakan warga negara Indonesia dan seorang warga negara asing.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?