Sejak Pukul 17.00 Tadi, Polisi Berlakukan Siaga Satu Seluruh Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga anggota Satbrimob Polda Jabar dengan senjata lengkap melakukan patroli di jalan raya Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, 31 Desember 2015. Mabes Polri menerapkan siaga satu bagi anggotanya menghadapi perayaan Tahun Baru. ANTARA/Arif Firmansyah

    Tiga anggota Satbrimob Polda Jabar dengan senjata lengkap melakukan patroli di jalan raya Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, 31 Desember 2015. Mabes Polri menerapkan siaga satu bagi anggotanya menghadapi perayaan Tahun Baru. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - - Kepolisian RI memutuskan status pengamanan siaga satu untuk seluruh Indonesia. Alasannya, penyebaran teroris tak dapat diprediksi dan cenderung cepat meluas.

    "Sejak pukul 17.00 tadi, kami memutuskan untuk menatapkan status siaga satu pengamanan seluruh Indonesia," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan di markasnya, Kamis, 14 Januari 2016.

    Peningkatan pengamanan, kata Anton, diperketat di sejumlah instansi pemerintah, kedutaan besar, obyek-obyek asing, serta jajaran Polri. Anggota Polri pun diwajibkan mengenakan pakaian dinas harian (PDH).

    "Mohon kepada seluruh jajaran Polri untuk meningkatkan deteksi dini dengan melibatkan masyarakat," ujarnya.

    Anton pun mengimbau masyarakat bersikap kooperatif dan terbuka untuk memberikan sejumlah informasi bila menemui warga beserta aktivitasnya yang mencurigakan. Sebab, biasanya teroris juga tinggal di lingkungan warga pada umumnya.

    "Masyarakat tidak perlu khawatir dan takut, tapi tetap tingkatkan kewaspadaan," kata Anton.

    Sedikitnya tiga ledakan terjadi di dalam gerai cafe Starbucks, Jakarta Pusat pada Kamis pagi, 14 Januari 2016. Ledakan tersebut disusul adu tembak antara pelaku dengan petugas kepolisian selam dua jam.

    Sebanyak 26 orang menjadi korban yang terdiri dari tujuh meninggal dunia dan sisanya luka-luka. "Kabar terakhir berkembang menjadi 31 korban, tapi kami belum mendapat detil datanya," kata Anton.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.