Ancaman ISIS ke Polisi November 2015: Akan Ada Konser  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lampu merah Jalan Wahid Hasyim dipadati warga setelah terjadi ledakan bom di kawasan Thamrin, Jakarta, 14 Januari 2016. TEMPO/Ghoida Rahmah

    Lampu merah Jalan Wahid Hasyim dipadati warga setelah terjadi ledakan bom di kawasan Thamrin, Jakarta, 14 Januari 2016. TEMPO/Ghoida Rahmah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Anton Charliyan mengatakan polisi telah menerima pesan pada akhir November 2015 tentang peringatan dari kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) . ISIS, ujarnya, mengatakan "akan ada konser" di Indonesia, merujuk pada sebuah serangan.

    Pernyataan Anton itu dikutip dari New York Times, yang memberitakan ledakan bom dan serangan senjata di sejumlah tempat di Jakarta hari ini, 14 Januari 2016. Bom pertama meledak di kedai kopi Starbucks.

    Selanjutnya, ledakan kedua terjadi di pos polisi di seberang gedung Sarinah, di perempatan Jalan Thamrin-Wahid Hasyim. Bom kedua diduga bom bunuh diri. Tiga pelaku dan seorang polisi diduga tewas. Setelah itu juga terdengar sejumlah tembakan di gedung Djakarta Theater.

    Mengenai ancaman ISIS terhadap Indonesia, situs berita Asiasentinel pada 25 November 2015 memberitakan tentang pernyataan ISIS bahwa  Indonesia akan menjadi negara Asia Tenggara pertama yang akan diserang ISIS setelah lebih dari 100 anggota milisi kembali dari Timur Tengah.

    Sekitar 160 pria Indonesia, 40 wanita, dan 100 anak-anak di bawah usia 25 tahun telah meninggalkan Indonesia ke Timur Tengah, menurut analis teroris di Indonesia, Sidney Jones.

    Terkait serangan terbaru di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kepala Kepolisian Jenderal Badrodin Haiti dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Pandjaitan segera menangkap pelaku ledakan dan penembakan.

    NEW YORK TIMES | ASIASENTINEL| MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.