Bom Sarinah, Satu Korban Tembak Diduga Wartawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas kepolisian berlindung saat terjadinya baku tembak setelah bom bunuh diri di depan pos polisi Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. REUTERS/Beawiharta

    Sejumlah petugas kepolisian berlindung saat terjadinya baku tembak setelah bom bunuh diri di depan pos polisi Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.COJakarta - Seorang korban tembak yang diduga wartawan dikatakan ikut memaksa masuk ke gedung Jakarta Theater bersama polisi yang hendak melakukan pengamanan setelah terjadinya ledakan di kedai kopi Starbucks kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.35 WIB.

    Saksi mata dari seorang karyawan Gedung Jaya, Taufik Rusyan, mengatakan korban yang diduga wartawan ikut masuk bersama polisi saat warga lain berlindung menjauh dari arah tembakan.

    Taufik menduga korban tersebut merupakan wartawan karena memakai kartu ID pers dan membawa "handycam".

    "Polisi sudah mencegat masuk, tapi dia tetap maksa," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.