UPDATE Terakhir Bom Sarinah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas kepolisian berlindung saat terjadinya baku tembak setelah bom bunuh diri di depan pos polisi Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. REUTERS/Beawiharta

    Sejumlah petugas kepolisian berlindung saat terjadinya baku tembak setelah bom bunuh diri di depan pos polisi Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. REUTERS/Beawiharta

    Kirimkan foto/video/kesaksian seputar Ledakan Bom Sarinah ke nomor WhatsApp Redaksi Tempo 0811936687

    Update Terakhir Bom Sarinah

    14.00 -- Jumlah korban yang luka menurut polisi mencapai 20 orang

    13.47 -- Kronologi Ledakan Bom Sarinah

    09.30 — Bom pertama meledak di depan gerai Starbucks kawasan Sarinah
    10.00 — Terjadi Ledakan bom kedua di Pos Polisi
    10.15 — Terjadi ledakan 3 di mobil hitam di Jalan Thamrin
    10.30 — Mulai terjadi baku tembak antara pelaku bom dan polisi. Pelaku bom ada di sekitar gedung Jakarta Theatre menembaki polisi yang ada di Jalan Thamrin. Pelaku kemudian meninggal akibat ledakan di dekat mobil

    13.10 -- Presiden Joko Widodo dari Cirebon Mengomentari Insiden Bom Sarinah

    Berikut ini pernyataan Presiden:

    "Kita semua sedih atas peristiwa itu. Kita semua mengecam tindakan melakukan teror.
    Saya perintahkan KapolriMenhukam, Kejar dan Tangkap. baik yang ada di peristiwa maupun di jaringan.
    Bangsa, negara, dan rakyat tidak boleh takut, kalah oleh aksi seperti ini. Saya berharap masyarakat tetap tenang.

    Setelah acara kita potong (selesai) dan kembali di Jakarta.

    Presiden Joko Widodo berbicara di Cirebon,

    12.44 -- Situasi Terakhir di Kawasan Sarinah

    Garis polisi dipasang untuk sterilisasi TKP ledakan bom di Sarinah, warga dilarang mendekat, 14 Januari 2016. (TEMPO/Ghoida Rahmah)

    12.43 -- Tiga Pelaku Membawa Senjata Laras Panjang

    12.40 Foto Baku Tembak Polisi dan Pelaku bom



    Sejumlah petugas kepolisian berlindung saat terjadinya baku tembak setelah bom bunuh diri di depan pos polisi Sarinah, Jakarta, 14 Januari 2016. (REUTERS/Beawiharta)

    12.21 --  Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan menegaskan teror bom hanya ada di sekitar Sarinah. Polisi sudah mengecek bom di Palmerah hanyalah rumor.

    12.07 -- Kepala BIN Sutiyoso Mendatangi Lokasi Ledakan

    11.57 -- Kepala Divisi Humas  Polri  Irjen Anton Charliyan mengatakan lebih dari 500 anggota polisi Dikerahkan. Dia mengatakan sebelumnya kelompok ISIS pernah mengeluarkan ancaman bahwa Indonesia akan menjadi sorotan dunia.

    Baca: Polri Peringatkan Teroris Akan Gelar 'KONSER' di Natal dan Tahun Baru

    11.55 -- Ledakan Sarinah, Rute bus TransJakarta Diperpendek
    Layanan bus Transjakarta  jurusan Blok M-Kota diperpendek untuk sementara karena adanya ledakan di depan gedung Sarinah. Polisi juga menutup jalan yang mengarah ke TKP di dua arah. 
    “Rute bus Transjakarta dari Blok M arah Kota diputar di Bunderan HI dan dari  Kota tujuan Blok M hanya sampai Harmoni, busnya berputar di Juanda kembali mengarah Kota,” kata Prasetyabudi, humas Transjakarta, Kamis, 14 Januari 2016 .

    11.50 -- Bom Sarinah: Tiga Pelaku dan Polisi Diduga Tewas

    11.40 -- Dari tiga bom diduga bom kedua berupa granat.

    11.30 -- Ternyata Ada Tiga Ledakan Bom Sarinah
    Ternyata ada tiga ledakan di Jalan Thamrin, depan Sarinah, Jakarta Pusat. Ledakan pertama terjadi di Starbucks Cafe, samping gedung Starbucks; ledakan kedua di pos polisi depan Sarinah; dan ledakan ketiga, merupakan ledakan bom bunuh diri dekat pos polisi. Satu anggota polisi menjadi korban. Selengkapnya

    11.30 VIDEO Ledakan Bom Sarinah Beredar di YouTube. Menurut perekam sedikitnya ada empat orang yang tergeletak di jalan.

    10.45 -- Terjadi Ledakan di Kawasan Sarinah, Jakarta

    Ikuti Laporan Terkini:

    Ledakan Bom di Thamrin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.