Mulai Mei, SIM C Bakal Dibagi Tiga Jenis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi melakukan atraksi berkendara motor saat peresmian pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) online di Senayan, Jakarta, 6 Desember 2015. SIM online terintegrasi dengan KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, juga terhubung langsung dengan catatan kepolisian, termasuk catatan kecelakaan serta terkoneksi dengan 45 satuan penyelenggaraan administrasi SIM (Satpas) di Indonesia. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Polisi melakukan atraksi berkendara motor saat peresmian pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) online di Senayan, Jakarta, 6 Desember 2015. SIM online terintegrasi dengan KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, juga terhubung langsung dengan catatan kepolisian, termasuk catatan kecelakaan serta terkoneksi dengan 45 satuan penyelenggaraan administrasi SIM (Satpas) di Indonesia. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.COJakarta - Kepolisian Republik Indonesia berencana mengklasifikasikan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara roda dua atas dasar kapasitas mesin kendaraan atau cubiccentimeter (CC). "Nantinya, SIM jenis C akan dibagi menjadi tiga bagian," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan, pada Senin, 11 Januari 2016.

    Menurut Anton, upaya ini dilakukan oleh Kepala Korps Lalu Lintas Inspektur Jenderal Condro Kirono untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang didominasi kendaraan roda dua. Kata dia, pengemudi akan diklasifikasikan menjadi SIM C, SIM C1, dan SIM C2.

    Anton melanjutkan, SIM C diperuntukkan bagi pengendara sepeda motor berkapasitas kurang dari 250 CC. Adapun SIM C1 bagi pengendara sepeda motor berkapasitas 250 hingga 500 CC. Sedangkan bagi pengendaea sepeda motor di atas 500 CC harus mengantongi SIM C2.

    Kebijakan ini bakal diterapkan pada Mei mendatang. Anton belum memerinci teknis pembuatan SIM dengan tiga kategori tersebut. Sebelum itu berlaku, untuk yang SIM-nya hampir habis, Anton meminta masyarakat melakukan perpanjangan.

    Dia juga belum memerinci biaya dari proses kepemilikan SIM itu. Nantinya, polisi bakal membentuk tim khusus untuk mengkaji teknis dan prosedur proses pembuatan SIM. "Nanti kami juga akan berkonsultasi dengan Dirjen Pajak."

    Aturan baru ini akan terus disosialisasikan kepada masyarakat secara lebih intensif. Rencana pemberlakuan SIM baru, kata dia, telah diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012 Pasal 28 tentang masa berlaku SIM. Kakorlantas Polri juga mengeluarkan surat telegram Nomor: ST/2652/XII/2015 tentang pemberlakuan klasifikasi tiga jenis SIM C.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.