Gubernur Aher Rombak Pejabat di Jawa Barat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Aher (kanan) didampingi Wakil Gubernur Deddy Mizwar menyalami pegawai pemerintahan provinsi dan kota saat silaturahmi di Gedung Sate, Bandung, 22 Juli 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Gubernur Aher (kanan) didampingi Wakil Gubernur Deddy Mizwar menyalami pegawai pemerintahan provinsi dan kota saat silaturahmi di Gedung Sate, Bandung, 22 Juli 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Ahmad Heryawan melantik 12 kepala Organisasi Perangkat Daerah di Jawa Barat. “Bukan diganti, muter-muter saja. Rotasi,” kata dia di Bandung, Senin, 11 Januari 2016.

    Dua belas orang itu diantaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Jawa Barat Deny Juanda Puradimaja digantikan oleh Yerry Yanuar yang sebelumnya memegang posisi Asisten Perekonomian Jawa Barat. Posisi Yerry kini masih kosong.

    Aher, sapaan Ahmad Heryawan mengatakan, Deny Juanda Puradimaja menjabat Kepala Bappeda sejak tahun 2007 di zaman Gubernur Dany Setiawan merupakan dosen yang dipinjamkan Institut Teknologi Bandung. “Ada co-assignment, penugasan bersama antara pemprov dan ITB untuk menugaskan Prof Deny menjadi Kepala Bappeda untuk membangun performa baru Bappeda dan meningkatkan kinerja pemerintah provinsi secara keseluruhan,” kata dia.

    Dia meminta, pejabat baru penggantinya tinggal melanjutkan. “Pak Yerry tinggal melanjutkan performa yang baik Bappeda yang sudah dirancang Prof Deny,” kata Aher.

    Mayoritas pejabat Eselon II bertukar posisi. Misal Hening Widiatmoko bertukar posisi dengan Ferry Sofwan Arief. Hening kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, lalu Ferry menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

    Selain tiga jabatan itu, selebihnya adalah Asisten Administrasi kini dipegang Kepala Badan Kepegawaian Daerah M Solihin. Kepala BKD dipegang oleh Soemarwan Hadi Soemarto yang sebelumnya memegang posisi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral. Kepala Dinas ESDM masih dibiarkan kosong.

    Lalu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yang asalnya dijabat oleh Dudi Sudrajat kini dipegang Anton Gustoni yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kopersai dan Usaha Kecil Menengah. Dudi menjabat Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

    Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dijabat Dewi Sartika, sementara posisi Kepala Badan Ketahanan Pangan dijabat Staf Ahli Gubernur Tati Iryanti. Neni Kencanawati yang sbelumnhya menjadi Kepala Badan Pemerdayaan Perempuan kini menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah.

    Khusus posisi Kepala Biro Organisasi yang kini dijabat Nanin Hayani Alam serta Kepala Biro Administrasi Pembangunan Epi Kustiwan dipilih lewat mekanisme lelang jabatan. “Biro Organisasi yang daftar 21 orang, dan Biro Administasi Pembangunan 14 orang, peminatnya luar biasa,” kata Aher, sapaan Ahmad Heryawan.

    Aher mengatakan, rotasi masih akan dilanjutkan untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong. Sedikitnya ada tiga posisi pejabat Eselon II yang kini kosong. “Masih ada Asisten Daerah II dan ESDM, dan Biro Hukum,” kata dia.

    Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, rotasi itu untuk penyegaran. Mayoritas pejabat yang bergeser posisinya sudah menjabat di posisinya lebih dari tiga tahun. “Beberapa sudah lebih dari lima tahun,” kata dia di Bandung, Senin, 11 Januari 2016.

    Iwa mengatakan, satu posisi yang masih kosong akan dipilih lewat mekanisme lelang jabatan yakni Kepala Biro Hukum. Sementara dua posisi yang kosong lainnya, seperti Asisten II Perekonomian dan Kepala Dinas ESDM tengah akan dipilih pejabat baru lewat mutasi.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.