Megawati dan Jokowi Akan Berpidato di Rakernas PDIP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Jokowi dan Puan Maharani mengadakan jumpa pers di Semarang, Jateng, 19 September 2014. Tempo/Budi Purwanto

    Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Jokowi dan Puan Maharani mengadakan jumpa pers di Semarang, Jateng, 19 September 2014. Tempo/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo hari ini akan berpidato dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional partai berlambang banteng tersebut. Rakernas PDIP akan berlangsung di Jakarta International Expo, Kemayoran sejak hari ini hingga 12 Januari 2016 mendatang.
    ‎‎
    ‎Berdasarkan jadwal resmi yang diedarkan oleh panitia, acara akan dibuka secara resmi oleh Megawati pada pukul 11.00 WIB. Megawati akan memberikan pidatonya sebelum Jokowi. "Pidatonya saya tak tahu pasti, tapi yang jelas tentang Nawacita," kata politikus PDIP, Junimart Girsang, di lokasi acara JI EXPO, Jakarta, Ahad 10 Januari 2016.

    Setelah mendengarkan kedua tokoh nasional tersebut, para peserta Rakernas akan melakukan rapat pleno pada pukul 14.00 WIB, sebelum menerima pengarahan dari Megawati. Namun acara tersebut diagendakan tertutup.  

    Selain Jokowi dan Megawati, beberapa menteri Kabinet Kerja juga dijadwalkan hadir. Hal ini terlihat dari beberapa kursi di barisan depan yang sudah ditandai dengan nama beberapa menteri. Mereka antara lain, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum‎ dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Menteri Dalam Negeri Pramono Anung.

    Beberapa Ketua Umum partai politik juga sudah mengkonfirmasi kehadirannya‎. "Iya saya diundang, dan besok pasti hadir," kata Ketua Umum Hanura, Wiranto ditemui kemarin. Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah juga berencana datang dalam acara itu. "Saya diundang sebagai Wakil Ketua DPR, kalau Partai Keadilan Sejahtera saya tak tahu."

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.