Operasi Polri Kejar Santoso Berakhir, Santoso Masih Buron

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah personil Brimob berpatroli menyisir wilayah Dusun Gantinadi, Desa Tangkura, Poso, Sulteng, 14 Maret 2015. Patroli rutin yang disebut operasi Camar Maleo ini digelar selama tiga bulan dan akan berakhir pada 26 Maret. ANTARA/Zainuddin MN

    Sejumlah personil Brimob berpatroli menyisir wilayah Dusun Gantinadi, Desa Tangkura, Poso, Sulteng, 14 Maret 2015. Patroli rutin yang disebut operasi Camar Maleo ini digelar selama tiga bulan dan akan berakhir pada 26 Maret. ANTARA/Zainuddin MN

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti berencana untuk melakukan evaluasi berakhirnya operasi Camar Maleo IV yang bakal berakhir pada Sabtu, 9 Januari 2016. "Evaluasi itu akan kami jadikan indikator untuk mengambil keputusan selanjutnya," ujar Badrodin kepada wartawan, Jumat, 8 Januari 2016.

    Evaluasi bakal dilakukan secara menyeluruh terkait kinerja tim pemburu kelompok pemberontak Santoso tersebut. Dia bakal melihat apakah operasi gabungan dari unsur TNI-Polri cukup efektif untuk melumpuhkan kelompok Santoso.

    Dalam setahun terakhir, kepolisian telah berhasil menangkap 28 anggota kelompok Santoso, meski pimpinan kelompok itu, Santoso, masih buron.

    Kata Badrodin, Santoso memang menjadi target utama kepolisian. Karena itu, Kapolri memberi sinyal untuk menambah pasukan untuk menangkap Santoso cs. Ada dugaan, operasi Maleo diganti namanya menjadi operasi Tinombola.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.