Golkar Akui Kinerja Pemerintahan Jokowi-Kalla Baik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi (kiri) bersama Aburizal Bakrie, memberikan keterangan kepada awak media seusai pertemuan tertutup di Restoran Kuntskring paleijs, Jakarta, 14 Oktober 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Jokowi (kiri) bersama Aburizal Bakrie, memberikan keterangan kepada awak media seusai pertemuan tertutup di Restoran Kuntskring paleijs, Jakarta, 14 Oktober 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Mahyudin mengatakan tak ada alasan bagi partainya, yakni Partai Golkar,  untuk tak mendukung pemerintah. Apalagi, kinerja pemerintah dinilai bagus. "Saya kira pemerintah cukup bagus, tidak ada alasan untuk oposisi," ujar Mahyudin di Istana Negara, Jumat, 8 Januari 2016.

    Mahyudin mengatakan sejarah Golkar sejak Orde Baru selalu berada di belakang pemerintah. Karena itu, kata dia, tak ada salahnya kali ini partai beringin kembali mendukung pemerintah. "Mestinya Golkar berpikir membela kepentingan rakyat, bangsa, dan negara," ujar dia.

    Mahyuddin yakin semua pihak akan setuju apabila Golkar merapat ke pemerintah. Mahyudin juga mengaku tak khawatir apabila Koalisi Merah Putih tak suka terhadap rencana tersebut. "Golkar tak bisa didikte oleh partai lain," kata dia.

    Dalam rapat konsolidasi pimpinan yang digelar oleh kepengurusan Golkar hasil Munas Bali pada 5 Januari 2016 kemarin, kubu yang dipimpin oleh Aburizal Bakrie menghendaki Golkar kembali menjadi partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK.

    Keputusan itu akan disahkan Golkar kubu Aburizal dalam rapat pimpinan nasional pada akhir bulan ini.
     

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.