Ini Lokasi Baru Patung Soekarno-Hatta di Bandara Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memperhatikan penjelasan mengenai perkembangan proyek pembangunan infrastruktur Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 14 Desember 2015. Pembangunan infrastruktur kereta bandara Soekarno-Hatta ditargetkan selesai pada akhir 2016. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo memperhatikan penjelasan mengenai perkembangan proyek pembangunan infrastruktur Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 14 Desember 2015. Pembangunan infrastruktur kereta bandara Soekarno-Hatta ditargetkan selesai pada akhir 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Tangerang -  Pengelola Bandar udara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (persero) akan memboyong patung proklamator Soekarno-Hatta di gerbang masuk bandara ke lokasi baru di Bundaran Terminal 3.

    Sekretaris PT AP II, Agus Haryadi, memastikan pemindahan patung yang telah menjadi ikon kebanggaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini terkait dengan pengembangan bandara yang sesuai rencana induk.  

    "Patung Soekarno-Hatta dipindah ke lokasi lebih strategis yakni di bundaran menuju Terminal 3 sehingga patung dapat terlihat dari segala arah,” kata Agus.

    Kepala Proyek Manajemen Unit Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agung Sedayu, mengatakan lokasi baru patung Soekarno-Hatta akan membuat patung tersebut lebih terlihat dari segala penjuru.  

    “Kami juga telah memohon izin kepada ahli waris dari Bapak-bapak Proklamator kita dan mendapat restu," kata Agung Sedayu.

    Adapun di bekas lokasi patung akan dibangun east cross taxiway guna mempercepat perpindahan pesawat dari runway 1 ke runway 2 dan sebaliknya. Dengan adanya east cross taxiway maka diharapkan pelayanan kepada penumpang khususnya dalam hal ketepatan waktu keberangkatan maupun kedatangan pesawat akan lebih baik.

    "Sebagai bagian dari pengembangan, kami akan mewujudkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai Art Cultural Airport, dengan menampilkan sejumlah patung yang merupakan hasil karya dari seniman Indonesia, diantaranya adalah Patung Garuda yang akan menyambut masyarakat di pintu masuk bandara," kata Agung.

    Melalui pengembangan berkonsep Art Cultural Airport ini diharapkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta mampu lebih memperkenalkan keindahan lokal serta mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

    Di samping memperhatikan estetika, pengembangan bandara juga fokus pada aksesibilitas, khususnya menyusul segera beroperasinya Terminal 3 Ultimate yang berkapasitas 25 juta penumpang.

    Selain itu ada juga pembangunan jalan layang yang didedikasikan untuk akses ke Terminal 3 Ultimate. Kendaraan dari gerbang utama bandara dapat langsung menuju Terminal 3 melalui jalan layang, begitupun juga sebaliknya kendaraan dari Terminal 3 Ultimate dapat langsung keluar bandara melalui jalan layang. Terminal 3 ultimate yang baru ini akan beroperasi pada Mei 2016 sebelum liburan dan Hari Raya Idul Fitri.

    AYU CIPTA‎


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.