Fadli Zon: DPR Lantik Ade Komaruddin pada Senin Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie berfoto bersama Ketua DPR Setya Novanto (dua kanan), Ketua Fraksi Golkar Ade Komaruddin (tiga kiri) dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo (dua kiri) sebelum Rapat Pleno di ruang KK-1 Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 13 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketum Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie berfoto bersama Ketua DPR Setya Novanto (dua kanan), Ketua Fraksi Golkar Ade Komaruddin (tiga kiri) dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo (dua kiri) sebelum Rapat Pleno di ruang KK-1 Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 13 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, mengatakan Ade Komaruddin akan dilantik sebagai Ketua DPR pada Senin pekan depan dalam rapat paripurna. "Ya segera lah. Senin," kata Fadli di Gedung Nusantara III DPR pada Jumat, 8 Januari 2016.

    Walaupun masih terdapat kekisruhan di tubuh Partai Golkar, DPR akan tetap mengangkat Ade karena telah ditetapkan dalam rapat paripurna pada 18 Desember 2015, sebelum masa reses dimulai. "Kami kan berpijaknya pada aturan. Enggak bisa berpijak pada pendapat," kata Fadli.

    Sementara itu, terkait dengan perubahan Fraksi Partai Golkar, pimpinan DPR akan berpedoman pada fraksi yang selama ini diakui. "Kami berdasarkan fraksi yang diakui di DPR saja," ujarnya. Adapun fraksi yang selama diakui di DPR adalah Fraksi Partai Golkar hasil Munas Bali yang diketuai oleh Ade.

    Saat ini, terdapat dua nama yang diusulkan oleh Golkar untuk menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto. Nama yang pertama adalah Ade Komarudin, calon Ketua DPR yang diusulkan oleh kubu Aburizal Bakrie. Sementara itu, Golkar hasil Munas Ancol yang dipimpin oleh Agung Laksono juga mengajukan calon Ketua DPR, yakni Agus Gumiwang.

    Akan tetapi, kubu Agung meminta pimpinan DPR menunda pelantikan Ketua DPR yang baru hingga kekisruhan di tubuh Golkar selesai. Hal itu menyusul dicabutnya Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pencabutan kepengurusan Golkar hasil Munas Ancol. Dengan dicabutnya SK tersebut, menurut kubu Agung, terjadi kekosongan kekuasaan dalam tubuh Golkar.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.