Vladimir Putin Undang Jokowi ke Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) berdiskusi dengan (kiri-kanan) Menko Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan dan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 5 Januari 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Presiden Jokowi (kanan) berdiskusi dengan (kiri-kanan) Menko Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan dan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 5 Januari 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Joko Widodo untuk berkunjung ke Rusia pada Mei mendatang. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan undangan itu disampaikan oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov. "Beliau membawa surat dari Presiden Putin untuk Presiden Jokowi. Lalu mengundang untuk Asean-Rusia Summit pada Mei mendatang," kata Retno seusai mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan menteri perindustrian dan perdagangan Rusia di Kompleks Istana Negara, di Jakarta, Jumat 8 Januari 2016.

    Retno mengatakan Presiden Jokowi berjanji akan datang ke Rusia untuk menghadiri konferensi itu. Itu juga akan digunakan sebagai kunjungan bilateral ke Rusia. Selain membahas soal undangan ke Rusia, Retno mengatakan Denis datang untuk membahas kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia.

    Isu ekonomi yang dibahas antara lain mengenai penghapusan tarif untuk komoditas kelapa sawit serta kerja sama di sektor perikanan. "Kita juga ingin meningkatkan pariwisata karena wisatawan Rusia memiliki potensi yang sangat tinggi untuk masuk ke Indonesia," kata Retno.

    Pertemuan Jokowi dengan Denis Manturov berlangsung di Istana Negara setelah acara pelantikan Kepala Lembaga Sandi Negara Djoko Setiadi. Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 11 siang itu berlangsung di Istana Merdeka secara tertutup. Presiden didampingi oleh Retno Marsudi.

    ANANDA TERESIA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.