Rakernas PDIP, Jokowi akan Berpidato?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) menyantap soto bersama (kiri ke kanan)  Ketum PDIP Megawati,  Ketua Umum PPP hasil muktamar Surabaya M. Romahurmuziy, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella di Soto Gading, Solo, Jateng, 14 Februari 2015. ANTARA/HO/Andika Betha

    Presiden Jokowi (kanan) menyantap soto bersama (kiri ke kanan) Ketum PDIP Megawati, Ketua Umum PPP hasil muktamar Surabaya M. Romahurmuziy, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella di Soto Gading, Solo, Jateng, 14 Februari 2015. ANTARA/HO/Andika Betha

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo akan memberikan pidato dalam pembukaan rapat kerja nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang digelar Ahad, 10 Januari 2016, mendatang. "Rencananya Presiden datang untuk pidato," kata Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana di kantornya, Kamis, 7 Januari 2016.

    Ini berbeda dengan kehadiran Jokowi dalam Kongres PDIP di Bali tahun lalu. Saat itu, Jokowi datang sebagai kader dan tidak memberikan pidato.

    Selain Presiden, Ari mengatakan sejumlah menteri juga dijadwalkan akan hadir dalam rakernas itu. Menurut dia, jika diundang maka para menteri anggota kabinet kerja pasti akan menghadiri rakernas. Ari mengaku belum tahu substansi dari pidato yang akan disampaikan oleh Presiden dalam rakernas PDI Perjuangan itu. 

    PDI Perjuangan akan menggelar rakernas pada 10-12 Januari di Jakarta International Expo Kemayoran. Dalam rakernas itu, PDI Perjuangan akan membahas secara rinci mengenai program-program partai. 

    PDIP akan menggelar Rapimnas pada 10-12 Januari di JCC Kemayoran, Jakarta. Dalam Rakernas tersebut, PDIP akan membahas dan menyusun program-program partai. Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan rencananya para menteri yang hadir dalam rakernas akan memberikan paparan sesuai bidang tugasnya.

    ANANDA TERESIA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.