Jokowi Bicara ke Relawan: Emoh Didikte Soal Reshuffle

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menerima rekomendasi dari perwakilan relawan saat  menghadiri Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, 16 Mei 2015. Acara tersebut bertujuan untuk melakukan konsolidasi para relawan dan memberikan masukan kepada pemerintahan Jokowi-JK.  ANTARA/Intan Setpres

    Presiden Joko Widodo menerima rekomendasi dari perwakilan relawan saat menghadiri Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, 16 Mei 2015. Acara tersebut bertujuan untuk melakukan konsolidasi para relawan dan memberikan masukan kepada pemerintahan Jokowi-JK. ANTARA/Intan Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta -  Presiden Joko Widodo siang ini makan siang dengan sejumlah relawan di Istana Negara, Kamis 7 Januari 2015.. Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang ikut hadir dalam pertemuan itu menuturkan, Presiden Jokowi sempat membahas soal perombakan kabinet dalam makan siang itu.

    "Ngobrol dengan Presiden, makan siang. Banyak masalah-masalah termasuk reshuffle, kinerja menteri," kata Budi Arie saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 7 Januari 2015. Budi mengatakan dalam makan siang itu juga dibahas mengenai kinerja pemerintahan. Menurut Budi Arie, para relawan menyampaikan aspek-aspek yang harus diperbaiki oleh para pembantu Presiden.


    SIMAK:
    Menteri Pratikno: Jokowi Tidak 'Glenak-glenik' Reshuffle 
    Soal Yuddy, Jokowi: Evaluasi Menteri Kewenangan Presiden

    Selain itu, Budi mengatakan Presiden Jokowi sudah mengetahui menteri mana yang kinerjanya dianggap kurang meuaskan. Dalam makan siang itu, puluhan relawan yang makan siang dengan Presiden juga menyatakan dukungannya jika Presiden melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat. "Kami  tidak mau menekan-nekan, semuanya kita kembalikan pada Presiden," katanya.

    SIMAK:
    Isu Perombakan Kabinet, Jokowi: Jangan Dikte Saya
    Amien Rais Sebut Jokowi Tak Punya Strong Leadership

    Budi mengatakan kelompok relawan yang hadir antara lain Projo, Bara JP, Seknas Jokowi, dan Almisbat. Makan siang dimulai sekitar pukul 12.00 dan berlangsung sekitar dua jam.

    Anggota Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana membantah bahwa makan siang membahas soal reshuffle. Menurut dia, dalam makan siang itu, Presiden lebih banyak menerima input mengenai implementasi dari program dan kebijakan pemerintah.

    Ari mengatakan presiden mengajak para relawan berdiskusi untuk mendapat gambaran mengenai kondisi nyata di lapangan. "Tidak bisa hanya dilihat di belakang meja, tapi harus dilihat kondisi di lapangan. Relawan tentunya punya banyak informasi terkait implementasi kebijakan," katanya.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.