Raja Paku Alam X Dinobatkan, Kubu Angling Kecam Penjagaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KPH Anglingkusumo. TEMPO/Suryo Wibowo

    KPH Anglingkusumo. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.COYogyakarta - Berkaitan dengan penolakan penobatan Paku Alam X oleh kubu pamannya, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Anglingkusumo, Komandan Resor Militer 072/Pamungkas Brigadir Jenderal TNI Stephanus Tri Mulyono mengatakan itu merupakan persoalan internal kadipaten.

    “Pengamanannya tidak melibatkan kami. TNI hanya untuk pengamanan RI-1,” kata Stephanus saat ditemui di Kepatihan Yogyakarta, Rabu, 6 Januari 2016.

    Ketua Hudayana (trah Pakualaman) Kadipaten Paku Alam KPH Kusumoparasto menyatakan keamanan kadipaten terjaga dengan baik. Meskipun pengamanan diperketat berkaitan tamu-tamu yang masuk.

    “Kalau undangan tamu enggak pakai barcode, enggak bisa masuk. Sebab, tempatnya terbatas,” ujar Kusuma. Dia pun memastikan tetap mengundang keluarga Anglingkusumo untuk hadir. 

    Adapun menantu Anglingkusumo, KPH Wirayudha, meminta pengamanan acara jumenengan tidak perlu berlebihan. “Tak perlu parno (panik). Kami ini orang terdidik. Tidak akan mengancam dan mengintimidasi,” tutur Wirayudha.

    Dia mempersilakan keluarga Anglingkusumo yang akan menghadiri acara jumenengan. Antara lain adik dari Anglingkusumo, KPH Wijayakusumo. “Meskipun ada yang hadir, bukan berarti mendukung jumenengan,” ucap Wirayudha. 

    PITO AGUSTIN RUDIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.