Lebaran, Jalan Tol Pejagan-Pemalang Sudah Bisa Dilalui Pemudik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah sepeda motor melintas di jalan bebas hambatan (tol) Pejagan-Pemalang, di Banjar Anyar, Jawa Tengah, 26 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Sebuah sepeda motor melintas di jalan bebas hambatan (tol) Pejagan-Pemalang, di Banjar Anyar, Jawa Tengah, 26 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Tegal - Pembangunan proyek Jalan Tol Pejagan-Pemalang untuk wilayah Brebes rampung pada Maret mendatang. “Jadwalnya selesai Agustus, tapi Maret sudah selesai,” kata Direktur Utama PT Pejagan Pemalang Tol Road Herwidiyakto setelah melaporkan progres pembangunan jalan tol kepada Presiden Joko Widodo melalui  teleconference, Rabu, 6 Desember 2016.

    Dia memastikan jalan tol, yang menjadi bagian dari proyek Trans-Jawa, itu bisa dilalui saat musim mudik Lebaran 2016. “Uji coba kelayakan sekitar 1 bulan, masih gratis. Mulai Mei baru beroperasi, memakai tarif normal,” ujarnya.

    Herwidiyakto menjelaskan, progres pembangunan seksi I (Pejagan-Brebes Barat) hingga seksi II (Pejagan-Brebes Timur) saat ini sudah mencapai 75 persen. Pengerjaan badan jalan sudah selesai 100 persen. Saat ini pihaknya sedang menyelesaikan tahap finishing, seperti pengerasan permukaan dan pembuatan beberapa jembatan penyeberangan orang (JPO) serta pembatas jalan.

    Sebagai informasi, pembangunan di wilayah Brebes masih terkendala pembebasan tanah di Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba. Salah seorang warga di desa tersebut masih belum sepakat dengan harga tanah. Pemilik lahan, Darsiti, 55 tahun, berkukuh mematok harga tanah seluas 766 meter persegi itu senilai Rp 1,5 miliar. Sedangkan pihak tol menghargai tanah tersebut Rp 595 juta dengan harga Rp 190 ribu per meter persegi.

    Kendati masih ada masalah pembebasan tanah, Herwidyakto menyatakan proyek jalan tol akan tetap selesai pada Maret. “Kami dalam waktu dekat ini akan ada reappraisal kepada yang bersangkutan,” ujarnya. Dalam reappraisal itu, kata dia, harga tanah akan dinilai ulang. Jika dengan reappraisal belum juga menemui titik temu, akan diselesaikan di pengadilan. “Target kami untuk pembebasan tanah selesai pertengahan Februari."

    Sementara itu, Darsiti mengaku belum mengetahui rencana reappraisal tersebut. Jika dilakukan penghitungan ulang, dia berkukuh dengan harga Rp 1,5 miliar. “Dari dulu begitu, ini kan jual-beli. Saya punya tanah, mau dipakai jalan tol, ya monggo asal dihargai layak,” ujarnya.

    Proyek Pejagan-Pemalang, yang dibangun sepanjang 57,5 kilometer, akan melewati empat daerah, yakni Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Pemalang. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Jawa yang akan menghubungkan ujung barat Jawa di Merak, Banten, hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

    Adapun pembangunan pada seksi III (Brebes Timur-Tegal Timur) hingga IV (Tegal Timur-Pemalang) rencananya dimulai akhir bulan ini. Herwidiyakto mengatakan pembebasan lahan masih dalam proses. “Sambil proses (pembebasan lahan) kita mulai pekerjaan. Mudah-mudahan dalam 2 tahun pembebasan sudah selesai semua,” katanya.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.