Jusuf Kalla Senang Golkar Bakal Dukung Pemerintah Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama Menteri Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 2 November 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama Menteri Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 2 November 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi rencana Partai Golkar ingin berpindah haluan. Partai Beringin memang mewacanakan berpindah haluan dan mendukung pemerintah Joko Widodo. 

    "Ya baguslah, semua yang mendukung pemerintah tentu kami apresiasi," katanya di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 5 Januari 2016. Semua pihak, kata dia, memang sudah seharusnya mendukung pemerintah. "Kami menjalankan pemerintahan ini kan untuk rakyat." 

    Rapat Konsultasi Nasional Partai Golkar di Grand Bali Beach Sanur, Bali, yang berakhir hari ini, Selasa, 5 Januari 2016, merekomendasikan perlunya reposisi partai ini, yakni dengan bergabung bersama pemerintah Presiden Joko Widodo.

    Sikap Golkar itu tidak langsung diputuskan dalam rapat konsultasi, melainkan akan diputuskan dalam rapat pimpinan nasional, yang rencananya akan digelar di Yogyakarta pada 23-25 Februari 2016. Sebab, konsolidasi hanya bersifat forum diskusi dan bukan ajang pengambilan keputusan.

    Secara keseluruhan, rapat ini membuat delapan rekomendasi penting. Selain merapat ke Jokowi, rapat konsultasi ini merekomendasikan pemberian teguran kepada Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung. Akbar dinilai membuat manuver yang tidak produktif bagi partai karena ikut mendorong musyawarah nasional luar biasa, yang dianggap sebagai pelanggaran AD/ART.

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.